Rabu, 3 Juni 2026
Wisata & Sejarah
Akibat Polar Vortex

Air Terjun Niagara pun Membeku

Minggu, 12 Januari 2014

FENOMENA alam polar vortex menyebabkan wilayah Amerika Serikat (AS) bagian utara dan Kanada membeku. Tak hanya membuat beku, fenomena ini juga “menelan” korban jiwa.

Polar vortex, angin dari kutub utara bertekanan tinggi ini menghampiri AS hingga menurunkan suhu di bawah nol derajat Celsius, membuat air membeku, termasuk air mancur, danau , dan sungai.

Tidak terkecuali air terjun Niagara yang berada di perbatasan Amerika Serikat dan Kanada, ikut membeku. Salah satu air terjun terbesar di dunia itu kini membeku menjadi es karena perubahan cuaca yang ekstrem.

Dilansir dari Daily Mail, 10 Januari 2014, suhu di sekitar air terjun Niagara yang terletak di New York dan Ontario mencapai minus 16 derajat Celcius. Tak mengherankan jika air terjun yang terkenal dengan debit volume airnya yang deras, kini terlihat bagaikan bongkahan es raksasa.

Hampir seluruh permukaan air terjunnya membeku menjadi es dan sungai yang mengalir di bawahnya juga ikut membeku. Wilayah di sekitar air terjun Niagara, seperti Taman Prospect Point juga tertutup salju tebal.

Air terjun Niagara yang membeku justru menarik perhatian traveler di dunia. Tak sedikit yang datang untuk melihat peristiwa langka tersebut, meskipun cuaca sangat dingin. Terakhir, air terjun Niagara membeku akibat cuaca ekstrem terjadi pada tahun 1911 dan 1936. Air terjun Niagara yang membeku diperkirakan masih dapat dilihat hingga akhir bulan Januari 2014.

Apabila Anda tak bisa ke air terjun Niagara, bisa melihat foto-fotonya yang diambil dari laman Daily Mail.* Ati - kisuta.com


BAGIKAN

BERI KOMENTAR
masjidraya