Tidak Puas di Ranjang, Wanita-wanita Arab Meradang
CINTA dan seks tidak terlalu tergantung ukuran fisik. Bahkan, lebih didominasi pikiran dan perasaan. Bukti otentik masalah ini diperlihatkan wanita-wanita Arab. Kini, banyak sekali wanita Arab yang menggugat cerai lantaran tidak merasa puas di ranjang. Wah!
Kementerian Kehakiman Arab Saudi, seperti dilansir stasiun televisi Al Arabiya, Rabu (29/1/14), mengatakan dalam data statistik pada tahun lalu lebih dari 1.650 warga Saudi mengajukan cerai lantaran kurang dan tidak puas berhubungan seks. Data statistik itu menyebutkan kaum hawa mengajukan 1.371 kasus perceraian dan kaum pria hanya mengajukan 238 kasus.
Penasihat hukum dan mantan hakim Ahmad Saqia mengatakan, pengajuan cerai itu kebanyakan terjadi di kampung halaman istri dan pengadilan mengabulkan perceraian mereka tidak lebih dari delapan hari lantaran isu ini sensitif.
"Warga Saudi di pedalaman meyakini pergi ke pengadilan adalah hal yang memalukan," kata Saqia.
Saqia menjelaskan, kebanyakan kasus itu berakhir dengan rekonsiliasi berdasarkan syariat Islam. Bukti kurangnya hubungan seks di dalam perkawinan jarang ditemukan sebagai sebab perceraian.
"Jika perempuan mengaku tidak puas di ranjang maka itu menjadi cukup alasan bagi hakim mengabulkan perceraian menurut syariat Islam. Tapi sebanyak 60 persen kasus berakhir dengan rekonsiliasi," ungkap Saqia.* das - kisuta.com


