Selasa, 1 September 2026
Herbal & Kesehatan

“Diet Patah Hati”, Cara Efektif Membuat Tubuh Langsing

Rabu, 5 Februari 2014

BANYAK orang terutama wanita yang menginginkan mempunyai bentuk tubuh ideal, terutama menyangkut berat badan. Tak heran jika kemudian beragam beragam jenis diet untuk menurunkan berat badan. Diantaranya diet food comining, diet atkins, diet golongan darah, diet rendah kalori, dan terakhir OCD (Obsessive Combuzier”s Diet) yang dikembangkan mentalis Deddy Corbuzier.

Tapi, tahukan Anda “diet patah hati”? Diet ini diambil dari kondisi wanita saat sakit sakita akibat putus cinta. Emosi yang menyertai suasana hati karena putus cinta ini, menjadi dasar “diet patah hati”.

Produk pelangsing Forza Suplemen seperti diberitakan Daily Mail, baru-baru ini melakukan penelitian terhadap perilaku wanita yang patah hari dengan penurunan berat badan. Penelitian menyebutkan, wanita rata-rata kehilangan 2,3 kilogram berat badannya pada lima bulan pertama putus cinta. Jika wanita tetap sendiri selama setahun, berat badannya bisa jadi ringan enam kilogram.

Temuan menunjukkan, diet sakit hati membuat wanita kehilangan banyak nafsu makan. Ini karena kemarahan emosional akibat perpisahan. Sisi baiknya, kondisi ini efektif membentuk pola makan sehat, hingga menghasilkan berat badan ideal.

Hampir setengah responden penelitian (46 persen), mengaku pergolakan emosi setelah perpisahan menyebabkan berat badannya turun. Dengan jumlah yang hampir sama (47 persen) responden mengaku sebagai jomblo usai putus wanita ingin terlihat lebih menarik.

Survei menunjukkan, penurunan berat badan pada mereka yang baru saja putus cinta sangat umum terjadi. Sebanyak 77 persen responden mengaku lebih ramping, setelah hubungan asmara putus. Namun, wanita yang memutuskan hubungan cenderung kehilangan berat badan yang lebih sedikit daripada wanita yang dicampakkan.

Wanita yang memutuskan kekasih mengalami penurunan berat rata-rata 1,3 kilogram dan hanya tiga kilogram bila tetap sendiri selama setahun. Sedangkan wanita yang diputuskan kehilangan berat dua kali lipatnya.

Dicampakkan memang menyakitkan bagi banyak wanita. Tetapi, itu bisa membuat seseorang melakukan perubahan gaya hidup menjadi lebih sehat.* Ati - kisuta.com


BAGIKAN

BERI KOMENTAR
masjidraya