Pelayan Rohani Itu Minta "Dilayani" Tiga Siswi SD
SEORANG pelayan rohani diketahui melakukan pencabulan terhadap tiga siswi sekolah dasar. Pelaku ditangkap polisi dari Polres Malang, Jawa Timur. Rabu (12/2/14) malam. Kini sang pelayan rohani tersebut diamankan di Mapolresta Malang.
Dikabarkan Kompas.com, terbongkarnya kasus tersebut setelah pihak keluarga dan tiga korban melapor ke Mapolres Malang, Rabu (12/2/14). Satuni, ibu dari FN, salah satu korban pencabulan, mengaku, perbuatan pelayan rohani itu diketahui setelah FN dan kedua temannya, yakni DI dan VA, melaporkan perbuatan pelaku kepada guru lesnya.
"Anak saya, DI dan VA, melapor ke Bu Wiwik (guru les). Ia langsung lapor ke Pak RW. Pak RW langsung memberitahukan ke saya dan orangtua DI dan VA," cerita Satuni.
Setelah mendapat laporan dari Ketua RW, keluarga korban langsung membawa ketiga korban untuk melakukan visum ke seorang mantri di desa setempat. "Pak Mantri mengatakan, ketiga korban mengalami luka di bagian vaginanya. Kita langsung lapor ke Polres," katanya.
Kejadiannya, kata Satuni, saat ketiga korban bermain-main tak jauh dari rumah pelaku, dipanggil oleh pelaku. "Ketiganya diajak ke rumah pelaku. Di sana, diajak nonton video porno. Lalu diiming-imingi uang Rp 5.000," katanya.
Saat itulah pelaku melakukan aksinya secara bergantian terhadap ketiga korban. "Pihak keluarga mendesak, pelaku harus segera ditangkap. Sebelum warga bertindak sendiri menghakimi pelaku. Karena warga khawatir hal yang sama menimpa anak-anak kecil lainnya," tegas Satuni.
Berdasarkan laporan keluarga korban, Polres Malang langsung menangkap pelaku di rumahnya pada Rabu malam. "Pelaku sudah diamankan di Polres," aku Kasatreskrim Polres Malang, Aldy Sulaiman, kepada Kompas.com.
Saat ini pelaku masih menjalani pemeriksaan di Mapolres Malang. "Setelah pemeriksaan, kita akan sampaikan ke media," kata Aldy singkat.* das - kisuta.com


