Darah Langkanya Telah Menolong Jutaan Bayi
UNTUK menjadi “super hero” tak harus mempunyai tubuh kekar berotot. Contohnya James Horrison dari Australia. Di usianya sekarang, 74 tahun, James sudah menolong sekitar 2 juta bayi.
Dilansir Odditycentral, aksi manusiawi James ini sudah berlangsung selama sekitar 54 tahun. Berkat darahnya yang spesial, James menjadi “malaikat” penolong bagi bayi-bayi dari ancaman penyakit rhesus, yaitu penyakit anemia yang parah.
James memang mempunyai jenis darah yang sangat langka. Darah James mengandung antibodi plasma darah yang dapat menghentikan kematian bayi akibat penyakit rhesus. Penyakit rhesus umumnya diderita oleh bayi, bahkan ada bayi yang baru lahir menderita kerusakan otak permanen karena serangan rhesus.
James mulai mendonasikan darahnya sejak berusia 18 tahun. Namun saat itu ia belum mengetahui bahwa darahnya mengandung antibodi yang bisa menolong bayi-bayi dari penyakit rhesus. Motivasi awalnya untuk mendonorkan darahnya bermula setelah ia menjalani operasi di bagian dada saat usianya 14 tahun. Ketika itu, James membutuhkan 13 liter darah.
“Aku di rumah sakit selama 3 bulan. Darah yang aku terima telah menyelamatkan hidupku, jadi aku berjanji untuk memberikan darah ketika usiaku 18 tahun. Aku mengatakan pada ayahku bahwa aku akan memberikan darahku dan aku menepatinya,” ujarnya.
Sejak pertama hingga saat ini, James telah mendonasikan darahnya setiap beberapa minggu sekali. Ia tak pernah absen berdonasi, bahkan ketika berlibur pun tetap menyempatkan diri untuk mampir ke pusat donasi.
“Aku telah berdonasi di Sunshine Coast, Australia Selatan, Australia Barat, Tasmania, NSW, kemanapun aku pergi bersama caravan. Aku tak pernah berpikir bahwa aku akan berhenti melakukan ini. Tidak pernah,” tutur James, dilansir Odditycentral.
Di tengah kebiasaannya mendonorkan darah, James mengetahui bahwa darahnya mengandung antibodi langka. Pada waktu yang sama, ribuan bayi di Australia sedang sekarat setiap tahunnya akibat penyakit rhesus. Penyakit ini menciptakan ketidakcocokan antara darah ibu dan darah bayi yang belum lahir, karena salah yang satu memiliki darah Rh-positif dan lainnya Rh-negatif.
Darah James pun menjadi sangat berharga untuk menyelamatkan bayi-bayi dari ancaman rhesus. Mengetahui jenis darahnya spesial dan bisa menolong bayi-bayi dari penyakit rhesus, James menawarkan diri untuk menjalani serangkaian tes demi membantu mengembangkan vaksin anti-D yang memungkinkan ibu-ibu melahirkan bayi yang sehat.
"Mereka mengasuransikan saya sepesarsatu juta dolar. Jadi saya tahu istri saya Barbara akan diurus dan saya tidak khawatir. Aku tidak takut. Saya senang untuk membantu. Saya harus menandatangani setiap form dan pada dasarnya itu adalah form tanda kehidupan," ungkapnya.* Uma - kisuta.com


