Jika Tiga Janda Cantik Membentuk Sindikat Pencuri
KALAU biasanya wanita senang membentuk kelompok arisan, tidak demikian halnya dengan tiga wanita cantik ini. Mereka justru membentuk sindikat pencuri yang sasarannya pengunjung mal.
Insianah (39), Mira (35), dan Kartika (20) yang sama-sama telah bercerai alias janda, sepakat membentuk sindikat pencuri. Soal kemampuan mencuri, mereka sangat lihai. Sasaran mereka adalah pengunjung mal, seperti ITC Cempaka Putih dan Ambassador, Kuningan di Jakarta.
Memanfaatkan keramaian pengunjung mal, mereka mencoba mencuri barang-barang milik pengunjung, seperti telepon genggam dan dompet. Satu dari mereka berperan mengamati situsai, satu lainnya mengambil telepon genggam pengunjung, dan satu lagi berperan menerima telepon genggam yang berhasil dicuri. Aksi mereka memang sangat rapi, sehingga awalnya sulit terdeteksi.
Sepandai-pandainya tupai melompat, akhirnya jatuh juga. Seperti itulah nasib tiga janda yang tergabung dalam sindikat pencuri itu. Aksi mereka akhirnya berhasil terendus polisi dan mereka sekarang harus menghuni sel tahanan di Polsek Metro Pademangan.
Dilansir Tribunnews, sindikat tiga janda ini tertangkap tengah beraksi mencuri telepon genggam pengunjung ITC Mangga Dua, Pademangan, Jakarta Utara, Sabtu (15/2/2014). Saat itu Tim Resmob Polsek Metro Pademangan sedang menyisir Mal ITC Mangga Dua untuk menindaklanjuti laporan warga, Handono. Pria berusia 40 tahun ini melaporkan iPhone 5 milik anaknya, Diva Baia (17) raib dari tasnya saat berbelanja di ITC Mangga Dua, Jumat (14/2/2014). Saat kejadian, Diva dipepet oleh seorang wanita yang tak lain salah satu dari sindikat tiga janda itu.
Ketika melapor, Handoko melihat wanita yang memepet anaknya ada di lokasi ITC Mangga Dua. Berbekal laporan itu, polisi langsung menyisir mal dan memergoki wanita dimaksud dan dua temannya sedang berusaha mencuri.
Ketika polisi menggeledah tas salah seorang pelaku, Mira, polisi mendapati telepon seluler (ponsel) milik Diva. Di tas milik Insianah dan Kartika, polisi pun menemukan lima ponsel yang diduga hasil curian. Ada juga uang sebesar Rp 500 ribu yang diduga hasil penjualan ponsel korban.
Kapolsek Metro Pademangan Kompol Andri Ananta Yudihstira mengatakan, berdasar hasil pemeriksaan sementara, ketiga janda tersebut mengaku sudah melakukan aksi sebanyak delapan kali dan mengincar pengunjung mal. "Semuanya dilakukan di mal ITC Cempaka Putih dan Ambassador, Kuningan," kata Kapolsek, seperti dilansir Humas Polda Metro Jaya, Senin (17/2/2014).* Uma - kisuta.com


