Siuman dari Koma, Wanita Ini Kaget Hamil 2 Bulan
GEMMA Holmes tak menyadari dirinya sedang hamil, sampai sebuah kecelakaan hebat membuatnya koma. Di tengah perjuangan untuk menyelamatkan nyawa Gemma, dokter yang menanganinya menemukan bahwa Gemma sedang hamil 12 minggu.
Saat bangun dari komanya, Gemma yang tinggal di London, Inggris sangat terkejut mengetahui dirinya hamil.
Julie, ibunda Gemma menceritakan, Gemma pada Agustus 2013 mengalami kecelakaan lalu lintas ketika sedang mengendarai moped. Saat akan menyebrang, Gemma ditabrak hingga terlempar ke tiang lampu. Akibat kecelakaan itu, Gemma menderita luka berat, termasuk cedera pada otaknya dan pungungnya patah. Gemma yang mengalami koma dan kehilangan sebagian memorinya, diperkirakan tidak bisa bertahan hidup.
Di tengah kabar mengerikan tentang kondisi Gemma, dokter memberikan kabar gembira bahwa Gemma sedang mengandung seorang bayi. Dokter menyebutkan bahwa bayi selamat dari kecelakaan hebat itu dan kondisinya sehat.
“Kabar baik dan buruk datang secara bersamaan. Kabar baiknya, bayi yang dikandung Gemma selamat. Sedangkan kabar buruknya, Gemma dinyatakan harus menggunakan kursi roda akibat cedera berat pada punggungnya,” ungkap Julie saat wawancara dengan ITV seperti dilansir Mail Online.
"Dokter menyarankan aborsi karena Gemma tidak akan mampu untuk menjalani operasi untuk memulihkan kesehatannya sampai dia melahirkan. Tapi saya ingin menunggu sampai Gemma siuman untuk membuat keputusan," tutur Julie yang menjaga putrinya sepanjang waktu sambil duduk di kursi roda.
Saat Gemma sadar, sang ibu menceritakan soal kondisinya dan sang jabang bayi yang dikandungnya. Gemma yang mengalami kehilangan sebagian memorinya, tidak ingat siapa ayah bayi yang dikandungnya.
Meskipun demikian, Gemma memutuskan untuk mengambil risiko proses melahirkan dan akan menjaga bayinya, "Saya berpikir, jika bayi ini selamat dari kecelakaan, berarti saya harus menjaga bayi ini sampai nanti."
Pada bulan Mei 2013, Gemma melahirkan bayi laki-laki yang diberi nama Ruben Miracle Holmes.
"Saya tidak bisa menjalani kelahiran normal karena cedera otak saya akibat kecelakaan yang membuatmengalami risiko kerusakan lebih lanjut - proses melahirkan berdampak serius pada otak. Selain itu, tubuh saya tidak akan mampu mengatasi kontraksi lantaran cedera berat di punggung saya," katanya.* Uma - kisuta.com


