Tertipu karena Iming-iming Calon Istri Cantik
SIAL benar nasib Bambang, berharap bisa bersandingan dengan gadis berparas cantik, eh malah jadi korban penipuan. Bambang harus kehilangan uang Rp 60 juta yang diembat oleh Yosep Supriyatna, pria yang menjanjikan akan menjadikan kakaknya menjadi calon istri Bambang.
Diberitakan Tribunnews.com, cerita sial yang dialami Bambang berawal dari perkenalannya dengan Yosep Supriyatna, penduduk Tasikmalaya yang indekos di tetangga depan rumah Bambang. Pemuda pengangguran itu mengundang rasa iba Bambang, sehingga menawarinya untuk tinggal di rumahnya sambil bantu-bantu pekerjaan rumah.
Bambang yang tinggal di Made, Kecamatan Lamongan, Kabupaten Lamongan tertarik melihat perilaku Yosep yang lugu. Karenanya, Bambang tak menggratiskan Yosep untuk tinggal di rumahnya.
Ternyata dugaan Bambang salah, karena otak pria berusia 23 tahun itu tak selugu sikapnya. Selama ikut Bambang, Yosep mempunyai rencana untuk menguras harta Bambang. Yosep melancarkan aksinya dengan menawarkan wanita yang diakui sebagai kakaknya untuk diperistri Bambang.
Bambang yang memang masih belum mempunyai pasangan, percaya begitu saja tawaran Yosep. Melihat korbannya tak berdaya dan mempercayai ide kriminalnya itu, Yosep mulai melancarkan aksi besarnya, yaitu menguras harta Bambang.
Berdalih membutuhkan uang untuk kakaknya yang akan menjadi calon istri Bambang, Yosep meminjam uang kepada Bambang. Entah karena kasihan atau karena merasa uang yang dipinjam untuk bakal calon istri, Bambang selalu memenuhi permintaan Yosep. Dari beberapa kali peminjaman, total uang yang dipinjam Yosep sebesar Rp 60 juta.
Kecurigaan mulai muncul saat tetangga Bambang yang bernama Ningsriwigati mengaku bahwa Yosep berhutang padanya sampai Rp 6 juta. Tak hanya itu, Yosep juga membawa kucing-kucing mahal milik tetangga Bambang yang lain, yaitu Endang.
Akhirnya Bambang menyadari bahwa dirinya telah menjadi korban penipuan oleh Yosep. Bersama Ningsriwigati dan Endang, Bambang pun melaporkan Yosep ke polisi. Beruntung Bambang cepat melapor, karena pada saat yang bersamaan Yosep sedang dalam perjalanan pulang menuju Tasikmalaya. Polisi yang bergerak cepat setelah mendapat laporan, berhasil menangkap Yosep di Bojonegoro, Kamis (27/2/2014).* Uma - kisuta.com


