Biarawati Itu Bekap Bayi yang Baru Dilahirkannya Hingga Tewas
BAGI seorang rohaniawan, yang paling ditakuti jika harus menanggung dosa. Namun, bagi seorang biarawati ini tampaknya lebih takut menanggung malu ketimbang menanggung dosa. Karenanya, ketika hamil dan melahirkan, ia memilih membekap bayinya karena malu.
Dikabarkan the Daily Mail, Sabtu (1/3), Sosefina Amoa, 26 tahun, biarawati di Ibu Kota Washington D.C, Amerika Serikat, membekap bayi baru dilahirkannya bernama Joseph pada 10 Oktober tahun lalu hingga tewas.
Dia melahirkan di Biara Little Sister setelah lima hari tiba di Amerika Serikat dari Samoa untuk mengikuti program magang selama lima bulan di biara itu. Amoa memohon tugasnya dibebaskan ketika tiba hari dia melahirkan. Dia kemudian melahirkan bayi Joseph pada pagi hari.
Khawatir biarawati lain mendengar tangisan bayinya dan mengetahui dia berbohong, Amoa membekap mulut dan hidung bayi itu dengan kain wol selama beberapa menit hingga tewas.
Biarawati itu mengaku kepada polisi dia tidak tahu apa yang harus dilakukan dan takut kebohongannya terbongkar.
Stasiun televisi ABC7 mengatakan, Amoa membungkus bayinya dalam tas hitam di tempat tidur hingga keesokan hari. Dia kemudian memberitahu biarawati lain bahwa dia menemukan bayi itu di luar biara lalu membawa mayat bayi itu ke rumah sakit.
Amoa diganjar pasal pembunuhan tingkat satu oleh pengadilan. Amoa mengatakan kepada polisi dia tidak tahu dirinya tengah hamil dan mengakui perbuatannya. Dia terancam hukuman 30 tahun penjara.
"Kami semua merasa ini adalah situasi tragis. Kami hanya berdoa bagi siapa pun terlibat. Kini kasus ini sudah di tangan yang berwenang," ujar pernyataan dari Biara Little Sister.* das - kisuta.com


