Lelang Celana Dalam Bekas Istri, Raup Ratusan Juta Rupiah
BISNIS sampingan Yuji memang menjanjikan. Bukan hanya menjanjikan keuntungan besar, namun juga menjanjikan untuk masuk bui. Karena bisnis Yuji tak terpuji, setelah meraup untung besar akhirnya ia pun ditangkap polisi.
Usaha sampingan lelaki Jepang ini memang nyeleneh. Ia menjual celana dalam yang pernah dikenakan istrinya sejak Agustus 2013. Penghasilannya dari menjual celana dalam bekas istrinya itu melalui lelang internet tercatat dua juta yen atau sekitar Rp 217 juta. Pasangan Yuji Chiba (35) dan istrinya Chihiro (30) ini ditangkap polisi pada 26 Maret 2014.
Dikabarkan Nikkan Sports, Pasutri ini ditangkap karena melalui internet, keduanya bukan hanya mengunggah gambar celana dalam, tetapi juga foto "dalaman"-nya. Hal itulah yang melanggar undang-undang pornografi Jepang. "Kami tahu hal ini terlarang, tetapi kami sangat membutuhkan uang," ujar Yuji kepada polisi perfektur Miyagi.
Pada awalnya, Agustus 2013, Yuji mengunggah barang bekas istrinya itu di sebuah situs lelang besar di Jepang, dan hanya sebatas hobi. Namun, karena menghasilkan uang cukup banyak, dia akhirnya ketagihan menjual 150 celana dalam bekas istrinya.
Saat menggerebek kediaman Yuji, polisi menyita semua celana dalam bekas dan menemukan 30 DVD berisi foto dan film porno yang "dibintangi" mereka berdua. Polisi juga menyita 4 ponsel dan satu komputer milik Yuji.
Dua di antara foto porno tersebut dijual pula di pelelangan internet dan terjual dengan harga 1.000 yen. Agar semakin menarik pembeli, selain menjual celana dalam bekas istrinya, dia juga menuliskan pada situs lelang online tersebut bahwa celana bekas tersebut terdapat bekas lipstik istrinya serta tulisan terima kasih khusus bagi pembeli yang menghargainya dengan nilai tinggi.
Pasutri tersebut langsung mengakui kesalahannya kepada polisi. Kini, polisi masih menyelidiki semua isi DVD dan isi komputer yang disita tersebut. Diduga, perbuatan itu dilakukan lantaran Yakuza memeras mereka sebab pasangan ini berutang uang dan belum bisa membayar utang mereka.* das - kisuta.com


