Selasa, 2 Juni 2026
Sosok Inspirasi
Presiden Tunisia Moncef Marzouki

Potong Gaji Sendiri Atasi Krisis Ekonomi Negeri

Minggu, 20 April 2014

TAK ingin bersenang-senang di atas penderitaan rakyatnya yang sedang dililit krisis ekonomi, Presiden Tunisia, Moncef Marzouki memutuskan memotong gajinya hingga 2/3. Marzouki rela hanya menerima 1/3 dari gajinya karena tak ingin memberatkan keuangan negara yang sedang carut marut. Pascarevolusi tahun 2011, ekonomi Tunisia memang menderita.

"Kami sedang menghadapi krisis ekonomi dan keuangan. Negara harus menjadi contoh...Karena itulah kenapa saya memutuskan untuk menurunkan gaji saya sebagai presiden," kata Marzouki dalam pernyataannya seperti dilansir AFP, Sabtu (19/4/2015).

Berapa sesungguhnya gaji Presiden Tunisia? Juru bicara kepresidenan, Adnane Mansar mengatakan, pendapatan kotor bulanan Marzouki adalah 30 ribu dinar Tunisia atau setara 13.600 euro, sedangkan gaji bersihnya hanya 20 ribu dinar atau 9.100 euro.

Tak hanya memotong sendiri gajinya, Marzouki yang telah memerintah Tunisia sejak tahun 2011ini, juga meminta kepada rumah tangga kepresidenan untuk mengurangi pengeluaran kepresidenan.

Tindakan Marzouki tersebut bisa sedikit mengurangi serangan yang dilancarkan kepadanya. Banyak pihak mengkritik kerja Marzouki karena angka kemiskinan dan pengangguran di Tunisia masih tinggi, sehinga mengancam terjadinya gejolak sosial.

Marzouki mengakui, keuangan negara sedang kritis. Bahkan untuk membayar gaji bulan April pegawai negerinya, pemerintah kesulitan.

Untuk mengatasi krisis di Tunisia, Bank Dunia telah menyetujui bantuan pinjaman sebesar $ 100 juta untuk membantu UKM di Tunisia. Saat ini ada sekitar 62 ribu pengusaha di Tunisia yang mempekerjakan 1,2 juta orang, dan sektor ini yang akan dibantu untuk memulihkan kondisi perekonomian Tunisia. Sementara itu, pada Januari 2014, IMF telah merilis bantuan US$ 500 juta untuk membantu Tunisia.* Ati – kisuta.com


BAGIKAN

BERI KOMENTAR
masjidraya