Rabu, 3 Juni 2026
Unik Menarik
Idiiih...

Berulang Kali Berbuat Mesum, Sepasang Pelajar SMP Itu Diarak ke Kantor Polisi

Kamis, 24 April 2014

BERULANG kali ketahuan mesum, sepasang pelajar kelas 9 SMP di Kabupaten Ngawi terpaksa digerebek dan diarak warga ke kantor polisi. Aksi mesum kedua pelajar itu, sangat meresahkan warga sekitar. Apalagi, mereka ketahuan beberapa kali bermesum ria di kamar si perempuan.

Dikabarkan Tribunnews.com, kedua pelajar mesum ini akhirnya diperiksa di ruang tim penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satuan Reskrim Polres Ngawi. Si perempuan adalah TNA (16), warga Desa Sidokerto, Kecamatan Karangjati, Kabupaten Ngawi yang masih duduk dibangku kelas 9 SMP Negeri 1 Karangjati. Sedangkan laki-lakinya adalah IBP (16), warga Desa Sumber Bening, Kecamatan Bringin, Kabupaten Ngawi yang masih duduk dibangku kelas 9 SMP Negeri 2 Karangjati.

Awalnya, Rabu (23/4/2014) sekitar pukul 20.00 WIB, IPB datang ke rumah TNA dengan mengendarai motor. Saat itu, kedatangan IBP diketahui warga sekitar lokasi. Termasuk motor tersangka yang disembunyikan di bawah pohon jambu samping rumah TNA.

Warga sengaja membiarkan dulu aksi nekad pelajar itu. Karena merasa sepi, IBP masuk ke dalam kamar TNA secara sembunyi-sembunyi melalui jendela kamar. Akan tetapi, hingga pukul 23.00 WIB, IBP tak kunjung keluar. Akhirnya, warga yang sudah lama menunggu, menggerebeknya dengan menghubungi orangtua si gadis.

Saat digerebek di dalam kamar itu, warga menemukan kedua pelajar tersebut. "Saat dimintai keterangan, kedua pasangan kekasih ini mengakui baru berhubungan intim layaknya suami istri. Karena itulah, warga dan orangtua korban membawa keduanya ke Polsek Karangjati untuk diproses lebih lanjut," terang KBO Reskrim Polres Ngawi, Ipda Subandi kepada Surya, Kamis (24/4/2014).

Subandi mengungkapkan, bukan hanya kedua pelajar mesum itu yang berhasil diamankan. Tim penyidik juga mengamankan sejumlah barang bukti lainnya di antaranya beberapa pakaian serta kasur lantai yang digunakan untuk alas.

"Untuk proses hukum lebih lanjut, kedua pasangan pelajar dibawa dan diperiksa di unit PPA Polres Ngawi untuk penyidikan lebih lanjut. Apalagi, keduanya masih dibawa umur," imbuhnya.

TNA mengaku jika kekasihnya itu sudah 3 kali datang ke rumahnya secara sembunyi-sembunyi. Kedatangannya hampir selalu di malam hari. "Setiap datang, saya dibujuk untuk berbuat mesum. Jika menolak saya diancamkan akan diputus," ungkapnya.

Sementara IBP mengaku baru sekali berhubungan intim dengan TNA. Selain itu, dia berdalih aksi nekad itu dilakukan atas dasar suka sama suka. "Tak ada paksaan, semua kami lakukan atas dasar saling mencintai. Kan kami pasangan kekasih," pungkasnya.* das - kisuta.com


BAGIKAN

BERI KOMENTAR
masjidraya