Rabu, 3 Juni 2026
Unik Menarik
Idiiih...

Komplotan Polisi yang Kompak Merampok

Minggu, 27 April 2014

BUKANNYA bekerja sama menangkap perampok, kawanan polisi ini justru bekerja sama merampok mobil yang membawa 13 kilogram emas . Aksi tak terpuji oknum polisi tersebut, berhasil diungkap aparat Polda Metro Jaya.

Diberitakan VIVAnews, Jumat (25/4/2014), Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Rikwanto mengungkapkan, komplotan polisi tersebut merampok mobil yang sedang melaju di Jalan Tol Jagorawi arah Bogor Kilometer 15/300 Cimanggis, Jakarta Timur. Menurut Rikwanto, komplotan perampok itu ternyata anggota polisi aktif.

Komplotan polisi tersebut antara lain Aipda DS, Brigadir BH, Bripda L (Intelijen Mobil), Brigadir GA (SDM Polda Metro Jaya), Brigadir FAG (Brimob Satuan I Gegana), dan Brigadir JM (Badan Narkotika Nasional). Dalam komplotan ini ada seorang pelaku sipil, yaitu AS.

"Hingga saat ini, polisi masih mengembangkan untuk mencari otak pelaku dan penadahnya," ujar Rikwanto.

Modus operandi yang dilakukan komplotan polisi tersebut adalah, mengikuti mobil korban yang mengangkut emas dari sebuah kantor di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara. Diduga, Brigadir BH sudah mendapat informasi keberangkatan mobil korban dari seorang informan, Serka A. Pelaku mengikuti dan kemudian merampok mobil . Para pelaku kemudian membawa emas dan kabur menggunakan mobil Isuzu Panther menuju Jungle Land, Bogor.

Di tengah jalan, AS mengambil alih mobil korban dan dikawal tersangka Brigadir GA dengan menggunakan mobil Toyota Innova. Setelah itu para pelaku membuang korban di kawasan Sentul, Bogor, Jawa Barat. Usai menjalankan aksinya, para tersangka pulang ke Kelapa Dua, Depok.

Sementara korban yang selamat setelah dibuang di kawasan Sentul, melaporkan perampokan yang dialaminya ke Polda Metro Jaya. Setelah diselidiki, berdasarkan laporan korban, aparat Polda Metro Jaya pun berhasil meringkus kawanan perampok di Komplek Timah Kelapa Dua Blok DD Nomor 18A - Rt 002 Rw 12 Tugu Cimanggis Depok Jawa Barat. Mereka ditangkap pada pukul 21.00 WIB, Rabu 23 April 2014.

Polisi menyita senjata api milik para oknum kepolisian itu dan ponsel milik korban. Sementara emas hasil rampokan sudah dijual kepada penadah.

Komplotan polisi perampok ini ternyata bukan pertama kali merampok. Mereka sudah pernah melakukan pencurian dengan kekerasan di Purwakarta , Jawa Barat pada Desember 2013. Pelaku yang terlibat pada aksi itu antara lain Brigadir BS, Aipda SU, Brigadir B, Bripda L dan Brigadir GA.

Benar-benar perilaku yang tidak terpuji dari aparat kepolisian yang seharusnya mengayomi masyarakat, bukan justru membuat resah.* Uma – kisuta.com


BAGIKAN

BERI KOMENTAR
masjidraya