Selasa, 2 Juni 2026
Sosok Inspirasi
Mike Moore

"Bermodal" Penis Sambungan, Pria Ini Berhasil Punya Anak

Minggu, 27 April 2014

KEAJAIBAN dialami seorang pria di Mississippi, Amerika Serikat. "Bermodal" penis yang pernah diamputasi, pria berusia 30 tahun ini berhasil mempunyai anak.

Dikabarkan huffingtonpost.com, Sabtu (26/4), Mike Moore, pria itu, menjadi orang pertama di dunia yang berhasil menjadi ayah meski ia pernah menjalani operasi rekonstruksi penis.

Ketika berusia 7 tahun, Moore pernah menjalani amputasi penis. Semuanya bermula dari infeksi yang ia derita saat kecil sehingga ia tidak bisa kencing dengan baik. Dokter akhirnya melakukan tindakan sunat, tetapi hasilnya memburuk sehingga infeksinya justru menyebar. Dokter lalu memutuskan untuk melakukan amputasi penis demi menyelamatkan nyawanya. Selama bertahun-tahun Moore pun hidup cacat.

Dengan kondisinya tersebut Moore mengalami depresi berat, sampai ketika 7 tahun lalu ia berkonsultasi dengan Dr.Gordon Lee yang memiliki spesialisasi dalam bedah plastik rekonstruksi di Stanford Medical Center.

Sebelumnya Moore merasa tidak yakin karena ia pernah menjalani operasi rekonstruksi di rumah sakit lain tapi tidak berhasil. Namun setelah berkonsultasi dengan Lee, ia memutuskan untuk melakukan operasi ini lagi.

Dokter akhirnya berhasil melakukan operasi rekonstruksi (membentuk ulang) penis Moore menggunakan jaringan yang diambil dari pahanya. "Setahu saya ia adalah orang pertama yang melakukan total rekonstruksi penis dan berhasil punya anak," kata Lee.

"Apa yang kami lakukan di bidang operasi plastik memang bukan menyelamatkan nyawa, tetapi kami memberi kehidupan pada pasien," kata Lee lagi.

Moore yang kini memiliki anak laki-laki berusia 6 bulan mengaku sangat emosional ketika bayinya lahir. "Saya tidak bisa berkata-kata saat pertama kali memeluknya," ujarnya dengan berurai air mata.

Moore berharap kisah hidupnya bisa memberi harapan bagi orang lain yang saat ini sedang putus asa karena tidak yakin hidupnya akan "normal" lagi.* das - kisuta.com


BAGIKAN

BERI KOMENTAR
masjidraya