Rabu, 3 Juni 2026
Unik Menarik
Idiiih...

Cari Bekal Bertemu Pacar, Spion Mobil yang Diincar

Selasa, 29 April 2014

NGGAK punya uang, tapi ingin ngapelin pacar. Itulah dilema yang dihadapi Slamet Riyadi. Hati duda beranak satu ini sedang dipenuhi gelora asmara terhadap pacarnya, sebut saja Gadis.

Maklum saja sedang jatuh cinta, pria berusia 35 tahun ini setiap saat ingin selalu berdua dengan sang pujaan hati. Sayangnya ketika keinginannya untuk berdua dengan pacarnya, Slamet sedang bokek alias nggak punyai duit.

Ketika sedang berpikir bagaimana mendapatkan uang untuk menemui kekasihnya yang tinggal di Kota Sibolga, Slamet melihat ada mobil terpakir di Rumah Sakit Deli, Jln. Merbabu, Medan. Timbul ide di benak Slamet yang tinggal di Jalan Utama, Kecamatan Medan untuk mencuri spion mobil itu.

Dikabarkan Okezone, Slamet yang merasa situasi di sekitar tempat parkir mobil aman, dengan mengendap-endap mematahkan kaca spion mobil. Berhasil, spion sudah patah, tinggal kabur dan menjualnya ke penadah.

Namun, aksi Slamet rupanya diamati oleh sopir mobil yang berada tak jauh dari mobil yang dicuri Slamet. Sebelum Slamet melarikan diri, sopir sudah berteriak “maling” sambil menunjuk ke arah Slamet. Dalam sekejap, Slamet sudah menjadi bulan-bulanan warga dan petugas keamanan rumah sakit.

Alih-alih hendak bertemu kekasih, akibat aksi nekadnya itu, Slamet pun diboyong ke kantor polisi dengan kondisi babak belur. Ia juga harus merasakan dinginnya lantai tahanan Polsekta Medan Kota, dan terancam dengan hukuman lima tahun penjara.

“Baru sekali aku mencuri. Itu pun karena aku butuh uang untuk bertemu pacarku di Sibolga. Aku mau jemput dia supaya kami bisa sama-sama di sini," ujar Slamet saat dimintai keterangan di Mapolsekta Medan Kota, Senin (31/3/2014) malam.

Sedangkan Kanit Reskrim Polsekta Medan Kota, AKP Faidir Chan, saat dikonfirmasi membenarkan perihal penangkapan Slamet. Ia mengaku masih mendalami kasus tersebut, khususnya terkait motif pelaku melakukan aksi pencurian.

“Katanya mau dijual ke Jalan Bintang dan hasilnya untuk menjemput pacar. Tapi kita masih dalami. Karena ada kecurigaan kita kalau pencurian ini bagian jaringan bisnis pencurian sparepart kenderaan bermotor yang semakin menjamur di Medan,” katanya.* Uma – kisuta.com


BAGIKAN

BERI KOMENTAR
masjidraya