Inilah Hewan Tercepat dan Terkuat Sejagat
APABILA selama ini Anda berpikiran bahwa cheetah sebagai hewan tercepat di dunia, maka perkiraan Anda salah. Meskipun cheetah mampu berlari hingga 70 mil/jam, namun si kucing gurun ini bukanlah hewan tercepat.
Kalau bukan cheetah, apa hewan tercepat di dunia? Jawabannya adalah, kutu kecil jenis Paratarsotomus Macropalpis. Dilansir Daily Mail, Rabu (30/4/2014), menurut penelitian terbaru, kutu ini telah memecahkan rekor sebagai hewan tercepat di dunia, mengalahkan cheetah dan juga kumbang harimau Australia yang mempunyai kecepatan 171 panjang tubuh/detik.
Rekor kecepatan yang dibuat sang kutu yang tubuhnya tak lebih besar dari sebutir biji wijen ini adalah, 322 panjang tubuh/detik. Untuk ukuran manusia, kecepatan ini setara dengan 1.300 mil/jam.
Kecepatan kutu yang hidup di California bagian Selatan ini ditemukan oleh seorang mahasiswa bernama Samuel Rubin dari Pitzer College, Amerika Serikat. "Sangat keren menemukan sesuatu yang lebih cepat dari apapun," ujar Samuel.
Menurut Samuel, penemuannya tidak hanya memecahkan rekor hewan tercepat, tetapi juga menguak pengetahuan baru dari ilmu fisika tentang bagaimana hewan kecil itu bisa mencapai kecepatan tinggi.
Pembimbing Samuel dalam penelitian itu, Jonathan Wright bahkan tertarik mempelajari efek otot biokimia saat kutu kecil itu menggerakkan kaki. Wright menyebutkan dalam teori, kecepatan relatif dan frekuensi langkah meningkat terjadi pada hewan yang semakin kecil. Fisiologi otot harus ada pada beberapa titik batas seberapa cepat kaki bergerak. Dalam hal ini, Wright mengakui belum bisa menguaknya.
Samuel mengungkapkan, untuk merekam kecepatan kutu kecil yang hidup di trotoar dan batu-batuan, ia menggunakan kamera berkecepatan tinggi. Kecepatan diukur dalam laboratorium dan lingkungan alam hewan itu.
"Ini sebenarnya cukup sulit menangkap mereka dan saat kami tengah merekam di luar, Anda harus mengikuti mereka dengan sangat cepat karena cakupan pandang kamera hanya 10 cm," jelas Rubin.
Selain mampu berlari super cepat, kutu kecil ini mampu bertahan hidup pada suhu hingga 60 derajat celcius. Pada suhu tersebut, banyak hewan tidak bisa bertahan hidup.
Ternyata ukuran tubuh tidak menjadikan kutu Paratarsotomus Macropalpis lemah. Selain mampu berlari super cepat, hewan kecil ini pun mampu bertahan hidup di saat hewan lain sudah mati.* Uma – kisuta.com


