Selasa, 1 September 2026
Herbal & Kesehatan

Menyembuhkan Luka Selingkuh

Minggu, 11 Mei 2014

PERSELINGKUHAN merupakan kendala terbesar dalam menjalin hubungan percintaan. Masalah ini akan memicu konflik yang bisa merusak hubungan, karena ada yang tersakiti ketika cinta dikhianati.

Biasanya, pasangan yang tak terima diselingkuhi memilih mengakhiri hubungan ketimbang bertahan. Namun, jika pasangan mampu menuntaskannya tanpa ada kata putus, hubungan akan semakin kuat. Ini dibuktikan oleh penelitian University of Missouri, Amerika Serikat.

Menurut Huffington Post, penelitian dilakukan terhadap 587 peserta. Sebanyak 86 persen dari peserta merupakan wanita yang sudah menikah dan pernah diselingkuhi pasangan.

Melalui kuesioner, peneliti mengkaji konteks perselingkuhan, waktu, tingkat trauma, komitmen hubungan, kepuasan hubungan, dan tahap pengampunan. Seluruh faktor itu dianalisis.

Dari kuesioner itu, ternyata pengampunan memainkan peran terbesar dalam mengatasi rasa sakit akibat diselingkuhi. Pengampunan lebih penting dari faktor apapun, termasuk waktu, komitmen, dan kepuasan hubungan.

“Mereka yang lebih mampu memaafkan pasangan, juga mengalami pertumbuhan hubungan lebih baik,” kata seorang peneliti.

Memaafkan pasangan dengan tulus, meski ia telah berselingkuh, mampu memelihara hubungan. Bahkan hubungan jadi semakin kuat, mencapai jenjang yang disebut post-traumatic growth (PTG).

PTG didefinisikan sebagai hasil perjuangan intrapersonal untuk menemukan manfaat dan makna hidup setelah pengalaman traumatis.* das - kisuta.com


BAGIKAN

BERI KOMENTAR
masjidraya