Usai Diperkosa, Gadis Dilacurkan Pacar di Panti Pijat Plus-plus
MALANG nian nasib Gadis (19), sebut saja begitu, menjadi korban perkosaan pacar barunya. Ironisnya lagi, setelah lima kali diperkosa kemudian dijual ke sebuah panti pijat plus-plus.
Dikabarkan Merdeka.com, perempuan muda asal Pangkalan Balai, Banyuasin, Sumatera Selatan ini, diperkosa pacar barunya, Ramdan, saat bertemu untuk pertama kalinya. Mereka berkenalan melalui handpone pada Senin, 28 April 2014.
Menurut pengakuan Gadis, setelah bertemu mereka pun berkeliling Kota Palembang. Karena sudah larut malam, Ramdan mengajaknya menginap di sebuah penginapan. Di tempat itu, Gadis diperkosa Ramdan. Tidak hanya sekali, aksi bejat itu dilakukan sebanyak lima kali.
"Saya tidak bisa berbuat apa-apa karena dia mengancam akan membunuh saya jika tak dipenuhi keinginannya. Saya diperkosa lima kali di penginapan itu," ungkap MY saat melapor ke SPKT Polresta Palembang, Selasa (13/5).
Keesokan harinya, pacar bejatnya itu membawanya ke sebuah panti pijat plus-plus di kawasan Sukabangun II Palembang. Gadis mulanya menolak, namun iming-iming gaji besar yang dijanjikan Ramdan membuatnya luluh hati. Di panti pijat itu, ia dipaksa melayani lelaki hidung belang.
"Saya dijual kepada pemilik panti pijat itu. Selama 10 hari saya melayani 5 lelaki. Saya tidak bisa kabur karena diancam pemiliknya," kata Gadis.
Nasib korban sedikit beruntung. Pada Sabtu (10/5) malam, orangtuanya melihat korban sedang duduk di teras panti pijat tersebut. Korban pun berhasil dibawa pulang.
"Saya ditelpon pemilik panti saya masih ada utang dengannya sebanyak Rp 2,6 juta. Ternyata, utang itu karena saya sudah dijual pacar saya," ungkap Gadis yang ditemani orangtuanya saat melapor.
Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Djoko Julianto mengungkapkan, pelaku Ramdan diduga telah melakukan human trafficking. Pihaknya akan mencari keberadaan pelaku yang tinggal di Palembang.
"Untuk membuktikannya laporan itu, pemilik panti itu juga akan kita mintai keterangan. Sedangkan pelaku Ramdan akan segera ditangkap," kata Kompol Djoko.* das - kisuta.com


