Rabu, 3 Juni 2026
Unik Menarik
Aduuuh...

Dilarang Bermain, Siswi Madrasah Ibtidaiyah Ini Nekad Gantung Diri

Minggu, 18 Mei 2014

SEORANG siswi madrasah ibtidaiyah atau setingkat SD nekad gantung diri. Penyebabnya sepele, hanya gara-gara dilarang bermain oleh orang tuanya.

Dikabarkan Merdeka.com, Minggu (18/5), hanya gara-gara dilarang bermain oleh orang tuanya, Tri Sulistyani (12), siswi SD, warga Dukuh Sidosari, Desa Gedangan, Cipogo, Boyolali, Jawa Tengah, nekad gantung diri pada Sabtu (17/5) malam.

Sebelum ditemukan tewas menggantung di kamarnya, Tri bermaksud hendak pergi bermain ke Desa Cepogo, dengan membonceng kendaraan milik temannya. Namun karena kondisi sudah gelap kedua orang tuanya tak memberi ijin.

"Kemarin sore pamit mau bonceng temannya ke Cepogo. Tapi karena sudah petang dan daerahnya rawan keamanan, kita larang," ujar Sismadi, ayah korban.

Sismadi menceritakan, usai dilarang tersebut anaknya masuk ke kamar dan mengunci pintu dari dalam. Karena lama di dalam kamar, Sismadi merasa curiga. Saat diketok, siswi Madrasah Ibtidaiyah ini tak mau membukakan pintu.

Merasa curiga, Sismadi mendobrak pintu kamar anaknya. Betapa kaget sang ayah mendapati putri kesayangannya tergantung kaku di atap kamarnya. Melihat kejadian memilukan itu Sismadi segera meminta bantuan saudara dan tetangganya.

Kematian tragis siswa setingkat SD tersebut membuat keluarga Sismadi terpukul. Pasalnya larangan bermain yang ditujukan kepada anaknya justru diartikan lain. Dirinya tak menyangka jika anak kesayangannya nekad gantung diri.

Kapolsek Cepogo, AKP Bambang Rusito membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). "Dari olah TKP, kami tidak menemukan adanya tanda-tanda penganiayaan ataupun pembunuhan," katanya.* das - kisuta.com


BAGIKAN

BERI KOMENTAR
masjidraya