Ibu Guru Ini Doyan Selingkuh untuk Menghilangkan Stres
WANITA bersuami yang berprofesi sebagai guru ini mempunyai hobi nyeleneh: doyan berselingkuh. Meski kerap ketahuan dan bahkan pernah tertangkap razia –namun dibebaskan dan kasusnya dihentikan atas permintaan suami—hobi berselingkuhnya terus berlanjut. “Obat stres,” katanya.
Hingga akhirnya, ibu guru ini kembali ditangkap petugas Satpol PP. Kali ini, ia diamankan karena yang melaporkan suaminya sendiri setelah memergoki
sedang berduaan dengan seorang lelaki di kamar hotel.
Wanita 50 tahun guru SD di Kota Bukittinggi ini, seperti dikabarkan okezone.com, pekan lalu, akhirnya diamankan Satpol PP Pemkot Bukittinggi, Sumatera Barat. Ia tepergok suaminya selingkuh dengan seorang pria warga Kabupaten Pasaman.
Sang suami, SA, membuntuti istrinya, Nn (50), warga Belakang Balok, Kecamatan Aur Birugo Tigo Baleh, Kota Bukittinggi, ini usai mengajar.
Setelah mengajar, wanita ini tidak pulang ke rumah, melainkan pergi dengan pria selingkuhannya, seorang duda, ZM (45), warga Lubuak Layang, Kecamatan Rao Selatan, Kabupaten Pasaman. Mereka menginap di sebuah wisma di Jalan Ahmad Yani, Kampung Cino, Kota Bukittinggi.
Setelah memastikan istrinya masuk ke wisma tersebut bersama pria selingkuhannya, SA baru melapor ke petugas Satpol PP. Petugas langsung menggerebek kamar tempat pasangan tersebut menginap dan mendapati mereka sedang berduaan.
Sementara itu, ZM membantah tuduhan telah berbuat asusila. Duda yang memiliki dua anak itu mengaku baru 15 menit di dalam kamar sebelum digerebek.
“Tidak ada, cuma dari kamar kecil buka baju, enggak ngapa-ngapain. Di dalam kamar sama ibu itu rencananya besok mau berobat. Jadi ini mau mengantar ke tempat adik,” tutur ZM.
Sedangkan Nn mengakui sudah lama menjalin hubungan spesial dengan ZM. Ia selingkuh untuk menghilangkan stres karena ada permasalahan rumah tangga dengan SA.
Petugas Satpol PP Bukittinggi, Nora, menjelaskan, enam bulan lalu, Nn juga pernah ditangkap dalam kasus serupa. Namun, saat itu kasusnya dihentikan. Sang suami tidak ingin permasalahan ini dilanjutkan ke kepolisian. “Tapi sekarang suaminya melapor ke Polres,” ungkapnya.
Pihak Satpol PP Bukittinggi sudah menyerahkan kasus ini ke Polres Bukittinggi. Wah, kalau begini bisa tambah stres, Bu!* das – kisuta.com


