Selasa, 1 September 2026
Herbal & Kesehatan
Kenapa Capres-Cawapres tidak Dites?

Kesehatan Seksual Mempengaruhi Pola Pikir dan Emosi

Senin, 26 Mei 2014

ENTAH apa alasan tim dokter dari RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat, tidak melakukan tes kesehatan seksual pada para bakal capres-cawapres. Padahal, kesehatan seksual sangat penting karena bisa mempengaruhi sikap, pandangan hidup, hingga tindakan yang diambil seseorang. Apalagi ini "seseorang" calon pemimpin bangsa.

Menurut Wakil Ketua Indonesian Human Rights Committee for Social Justice (IHCS) Ridwan Darmawan, tes kejantanan atau tes seksual tersebut sebenarnya perlu dilakukan. Banyak hasil penelitian dan analisa dari para ahli yang menunjukkan bahwa kesehatan seksual atau fungsi-fungsi alat seksualitas sangat penting. Bahkan itu bisa mempengaruhi sikap, pandangan hidup, hingga tindakan yang diambil seseorang.

"Bahkan tersalurkan atau tidaknya hasrat seksual seseorang akan mempengaruhi pola pikir dan mood seseorang. Nah kalau disfungsi itu terjadi pada pemimpin, kan bahaya," jelas Ridwan saat dihubungi wartawan, Kamis (22/5/2014).

Ridwan menambahkan, apabila hal demikian terjadi, maka bisa berakibat pada keluaran kebijakan seseorang pemimpin menjadi tak terkendali juga. Itu biasanya terjadi, khususnya apabila pemimpin secara emosional tidak stabil. "Bisa berabe negara kita kan," ujarnya.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) melakukan tes kesehatan untuk pasangan bakal calon presiden dan wakil presiden dalam Pilpres 2014 yang dilakukan di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat. Dalam tes tersebut tidak menjadikan masalah "kejantanan" atau kesehatan seksualitas sebagai parameter kesehatan.

Menurut Kepala Rumah Sakit RSPAD Gatot Soebroto Brigjen TNI Douglas S'Umboh, tes seksual hanya dilakukan kepada calon perempuan. Sedangkan untuk calon laki-laki tidak dilakukan tes serupa.

"(Tes kesehatan seksual atau 'kejantanan') hanya untuk perempuan. Karena calonnya enggak ada yang perempuan, jadi enggak ada," katanya di RSPAD Gatot Soebroto, Kamis (22/5), seperti dikutip Merdeka.com.

Seperti diketahui, bakal calon presiden dari PDI Perjuangan Joko Widodo (Jokowi) dan pasangannya Jusuf Kalla (JK) melakukan tes kesehatan pada Kamis (22/5). Sedangkan pasangan Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa pada Jumat (22/5).* das - kisuta.com


BAGIKAN

BERI KOMENTAR
masjidraya