Tabib Cabul Pasuruan: Kemaluan Janda Muda Itu Dirogoh agar Lancar Jodoh
SIAL nian nasib Jande (20), sebut saja begitu, ketika berobat ke seorang tabib, ia malah dicabuli sang tabib dengan alasan ritual pengobatan.
Warga Bangil, Pasuruan, Jawa Timur, yang telah menjanda selama tiga tahun ini menjadi korban pelampiasan nafsu bejat Abdullah Haddad (31), warga Dusun Blimbing, Desa Tempursari, Kecamatan Kedungjajang, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, yang mengaku sebagai tabib.
Kanit PPA Polres Pasuruan, Ipda Kusmani mengatakan, tersangka ditangkap setelah pihak keluarga korban melaporkan kepada polisi. Tepatnya, pada 24 Mei 2014. "Awal terungkapnya kejadian ini setelah korban cerita kepada keluarga," kata Ipda Kusmani, Senin (2/6/2014), seperti dikutip Tribunnews.com.
Menurut pengakuan Jande, ia baru saja mengenal tersangka dari teman-temannya. Jande dengan pelaku pun semakin dekat seiring komunikasi mereka melalui blackberry messengger (BBM).
Melalui komunikasi via BBM, Abdullah pun mulai mencoba menunjukkan keahliannya layaknya seorang tabib. Ia berpura-pura menebak karakter Jande melalui foto. Jande pun sempat percaya dengan kemampuan pelaku. Sebab, seperti diakui Jande, ada beberapa tebakan Abdullah yang ada benarnya.
Jande pun semakin percaya dengan kemampuan sang tabib. Hingga akhirnya, keduanya pun sepakat melakukan pertemuan di Bangil. Pada pertemuan itu, Jande menceritakan tentang keresahannya yang tak kunjung nikah kembali.
Abdullah yang mendengar curahaan hati Jande, mengaku bisa mengobati. Hingga akhirnya, Jande yang sudah percaya dengan kemampuan Abdullah, melakukan sejumlah ritual pada pertemuan ketiga.
Pada ritual itu, sang tabib ini meraba-raba payudara Jande. Kemudian, ia juga memasukkan jari tangannya yang sudah diolesi dengan minyak ke dalam kemaluan Jande.
Setelah melakukan aksinya, Jande diminta agar tidak menceritakan kepada siapa-siapa tentang ritual itu. Apabila Jande bercerita, maka akan ada penyakit yang tumbuh di dalam dirinya.
Dua hari setelah kejadian, Jande ternyata menceritakan peristiwa yang dialaminya kepada keluarga. Pihak keluarga yang mendengar cerita Jande, tidak terima dan berusaha menjebak sang tabib untuk datang kembali. Pada saat itulah, sang tabib cabul ini ditangkap dan diserahkan ke polisi.* das - kisuta.com


