Wanita Sepuh yang Membaktikan Sisa Hidupnya untuk Memerangi Lalat
LALAT memang serangga menjijikkan dan membuat orang menjauhinya. Apalagi lalat merupakan salah satu hewan yang bisa menebarkan penyakit, misalnya diare. Meskipun tak suka dengan lalat, namun hanya sedikit orang yang mengabdikan hidupnya untuk “memerangi” lalat.
Di antara yang sedikit itu, adalah Ruang Tang, seorang nenek di China yang membaktikan sisa hidupnya untuk “perang” dengan lalat. Nenek berusia 80 tahun ini telah memerangi lalat sejak 14 tahun lalu, tepatnya sejak ia pensiun.
Nenek yang tinggal di Kota Hangzhou, China Timur telah membantu membebaskan tetangganya dari gangguan lalat. Kepada Daily Mail, ia mengatakan bahwa membunuh lalat merupakan cara terbaik baginya untuk membuat dirinya berguna bagi orang lain.
Nenek Ruan setiap harinya meluangkan waktu sekitar 8 jam untuk membunuh lalat. Menggunakan raket lalat, ia memburu lalat ke pelosok lingkungannya. Dalam kurun waktu itu, sang nenek mampu membunuh sekitar 1.000 lalat.
Menurut tetangganya, Nenek Ruang sigap memburu dan kemudian membunuh lalat-lalat yang mengganggu warga. Terkadang, ketika sedang memburu lalat, Nenek Ruan mirip orang sedang berlatih kung fu, sehingga mengundang tawa orang yang melihatnya. Namun Nenek Ruang tidak memperdulikannya, ia tetap asyik mengejar lalat-lalat menjijikkan itu.
"Dia benar-benar sangat jago membunuh lalat, dia pahlawan kami," ujar Jian Hsiao, tetangga sang nenek.
Karena hobinya itu, Nenek Ruang dianggap sebagai pahlawan oleh masyarakat sekitar tempat tinggalnya. Apa yang dilakukannya, dianggap telah membantu masyarakat terbebas dari gangguan lalat. Apalagi cara yang dilakukannya ramah lingkungan, tidak menggunakan bahan-bahan kimia, hanya menggunakan raket lalat * Uma – kisuta.com


