Raba Alat Vital Puluhan Siswi SMP, Kepsek Ini Berdalih Cek Keperawanan
KRISTOFORUS Mboko, Kepala Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 2 Nita, Desa Nirangkliung, Kecamatan Nita, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, telah meraba-raba alat vital 22 siswinya. Kepsek ini berdalih ingin mengetes keperawanan.
“Dalam pemeriksaan terhadap kepala sekolah SMPN 2 Nita (Kristoforus Mboko) diketahui motifnya yakni ingin mengetes keperawanan. Dia (Kristoforus) melakukan perbuatan cabul dengan cara meraba-raba alat vital,” ungkap Kepala Polres Sikka, Ajun Komisaris Besar Budi Hermawan, seperti dikutip Kompas.com, pekan lalu.
Para siswi, kata Hermawan, diperiksa keperawanannya di dalam rumah dinas Kristoforus. Saat berada di rumah dinas, Kristoforus memanggil satu per satu siswi masuk ke dalam kamar untuk memeriksa keperawanan.
“Pemeriksaan keperawanan ala Kristorus itu dilakukan selama lima hari yakni tanggal 17 Juni, 18 Juni, 23 Juni, 24 Juni dan 25 Juni 2014,” kata Hermawan.
Kristoforus dilaporkan karena diduga telah melakukan pelecehan seksual terhadap para siswa tersebut. Alat vital dan bokong mereka diraba-raba. Belasan siswi didampingi oleh orangtua mereka masing-masing mendatangi Polres Sikka.Mereka memberikan keterangan secara beramai-ramai di ruangan Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polres Sikka.
Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya itu, kini Kristoforus mendekam di sel Mapolres Sikka.* das - kisuta.com


