Makkawis Warisi, Tradisi Memuliakan Tamu Saat Berbuka Puasa
DI kalangan umat Islam di Mekah, ada satu tradisi bernama makkawis warisi. Tradisi yang hanya ada pada bulan Ramadhan ini patut ditiru umat Islam lainnya di dunia. Apa tradisi makkawis warisi?
Makkawis warisi adalah tradisi memuliakan tamu-tamu di Mekah saat bulan puasa. Dalam tradisi ini, umat Islam di Mekkah berlomba-lomba berbuat baik kepada tamu-tamu dengan menyediakan makanan berbuka puasa.
Dikutip dari laman al-Arabiya, Senin (14/7/2014), di salah satu masjid yang terletak di kawasan perumahan al-Shuqiyyah, penduduk sekitar setiap hari sebelum matahari terbenam, membawa makanan berbuka puasa ke masjid. Menurut salah seorang penduduk setempat, Khaled Bashaddadh, penduduk membawa makanan untuk dibagikan kepada pengunjung masjid.
Tak hanya ke masjid, makanan juga dibagikan ke tempat-tempat keramaian seperti jalan-jalan utama di berbagai belahan Mekkah, lampu lalu lintas dan tempat lain di mana peziarah berkumpul.
Menurut Bashaddadh, makanan yang dikirimkan ke masjid dan juga tempat keramaian itu, merupakan sumbangan dari penduduk setempat. “Kami tidak menerima uang tunai, tetapi hanya menerima makanan yang kemudian kami bagikan di masjid,” katanya.
Para dermawan biasanya memberikan berdus-dus buah-buahan, air minum, kurma, yoghurt. Bahkan, lanjut Bashaddadh, ada warga yang mengirim makanan yang dimasak di restoran untuk dibagikan.
Bashaddadh dan beberapa teman-temannya telah lama menjadi relawan yang menyiapkan makanan berbuka puasa untuk pengunjung masjid. Tradisi makkawis warisi ini berpatokan pada imbauan Nabi Muhammad SAW yang mengatakan, siapapun yang menyediakan lebih cepat dengan makanan untuk berbuka puasa akan menerima pahala yang sama dari Allah sebagai orang berpuasa. Oleh karena itu, sesama penduduk bersaing merawat tamu mereka selama bulan Ramadan demi mendapatkan imbalan dari Allah SWT.* Uma - kisuta.com


