Manfaatkan Momen Lebaran, Kuli Bangunan Cabuli Gadis Remaja
SEORANG gadis remaja warga Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri menjadi korban pencabulan seorang kuli bangunan. Pelaku memperdaya korban dengan jurus silaturahmi saat momen lebaran, kemudian merenggut kehormatan sang gadis di sebuah rumah kosong.
Dikabarkan merdeka.com, Selasa (5/8), pelaku pencabulan bernama Duki, asal Dusun Jasan, Desa Petok, Kecamatan Mojo, Kediri itu kini harus berurusan dengan polisi akibat perbuatan bejatnya.
Awal kejadiannya, berdasarkan laporan korban ke polisi, yakni ketika Bunga Desa (17), sebut saja korban begitu, diajak Duki untuk halal bihalal mengunjungi sanak saudaranya. Dalam perjalanan, Duki ternyata membelokkan arah sepeda motor ke sebuah rumah kosong di Desa Keniten, Kecamatan Mojo. Hingga akhirnya terjadilah tragedi yang tak akan terlupakan oleh Bunga Desa.
Perbuatan bejat Duki terbongkar setelah Bunga Desa pulang, keesokan harinya Bunga Desa mengaku lemas tak berdaya. Kemudian mengadu kepada orangtuanya tentang kejadian yang dia alami. Orangtua Bunga Desa yang tidak terima akhirnya melaporkan pelaku ke polisi dengan tuduhan pencabulan.
Juru bicara Polres Kediri Kota AKP Siswandi membenarkan adanya laporan kasus pencabulan itu. "Polisi saat ini masih mengusut kasus pencabulan dengan memeriksa sejumlah saksi dan korban serta menunggu hasil visum dari rumah sakit," terangnya pada merdeka.com, Selasa (5/8) sore.
Menurut Siswandi, jika terbukti bersalah pelaku yang sehari hari berprofesi sebagai kuli bangunan bisa dijerat Undang-undang Perlindungan Anak dan terancam hukuman 15 tahun penjara.* das - kisuta.com


