Lezat untuk Masakan, Berkhasiat untuk Pengobatan
BAGI pecinta kuliner, pasti tidak asing dengan nama oregano. Oregano merupakan pemberi aroma sampai cita rasa di sebagian besar kuliner masyarakat Eropa, Timur Tengah, dan Amerika Latin.
Oregano memiliki citarasa yang sedikit unik, didefinisikan sebagai spicy namun kaya akan kandungan anti oksidan. Oregano biasanya digunakan dalam bentuk segar (daunnya) atau dikeringkan. Oregano kering memiliki citarasa yang lebih kuat daripada daunnya yang masih segar. Bagi sebagian masyarakat Amerika Latin, memasak rasanya belum lengkap tanpa Oregano. Di Eropa khususnya Italia, Oregano menjadi primadona dan biasanya dicampur dalam menu pizza, spaghetti, dan sebagian besar kuliner mereka.
Dalam budaya kuliner Turki, oregano diolah bersama daging lembu menjadi kebab. Selain itu, bubuknya disiapkan di meja bersama garam dan lada untuk menambah cita rasa bersantap. Di Yunani, Oregano biasanya dicampur dalam masakan segar seperti salad sayur dan ikan. Kekhasan rasanya mampu mengalahkan amis ikan dan membuat masakan tetap segar disantap.
Oregano yang mempunyai nama latin origanum vulgar ini, ternyata tak hanya dikenal sebagai bumbu masak. Masyarakat di beberapa negara sejak lama telah menggunakan oregano untuk pengobatan, mereka menggunakannya sebagai ramuan obat. Oregano terbukti sangat hebat sebagai antibiotic dan pembunuh bakteri.
Dilansir Daily Health Post, penelitian mengungkap bahwa oregano berada pada lima teratas tanaman yang mengandung ORAC. ORAC (Oxygen Radical Absorbance Capacity) adalah angka yang digunakan untuk mengindikasikan jumlah dan kekuatan antioksidan pada tanaman. Dengan konsentrasi lebih dari 75 mmol/100 gram, oregano diketahui memiliki konsentrasi antioksidan yang sangat tinggi.
Oregano bahkan mengandung antioksidan 42 kali lebih banyak dibanding apel, 30 kali lebih banyak dibanding kentang, 12 kali lebih banyak dibanding jeruk, dan empat kali lebih banyak dari blueberry. Oregano juga diketahui mengandung banyak phytonutrient yang melindungi tubuh dari radikal bebas.
Tak hanya itu, tanaman herba ini diketahui mengandung senyawa bernama carvacol yang ampuh membunuh kuman. Ini membuat oregano sangat baik digunakan sebagai antibiotik dan untuk mengatasi infeksi. Beberapa manfaat oregano lainnya antara lain untuk mengatasi peradangan, menangkal kanker, menghilangkan parasit jahat pada pencernaan, mengatasi perut kembung, menyembuhkan sakit gigi, menyembuhkan sakit kepala, serta menghilangkan ketombe dan jerawat.
Bagi Anda yang ingin merasakan manfaat pengobatan dari oregano, silakan membudidayakannya di halaman rumah. Oregano bukanlah tanaman yang susah tumbuh, karena tanaman ini bisa tumbuh subur di semua jenis iklim dan cuaca.* Ki Suta - kisuta.com


