Rabu, 3 Juni 2026
Unik Menarik
Aduuuh...

Imam Ditikam Ma'mum Saat Shalat Subuh

Senin, 11 Agustus 2014

KEJADIANNYA sungguh dramatis. Seorang imam yang sedang memimpin shalat, tiba-tiba ditikam oleh jamaahnya. Insiden ini terjadi di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan.

Dikabarkan Kompas.com, Musazzir (60), imam Masjid Nurul Yaqin, di Desa Babana, Kecamatan Duampanua, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, ditusuk oleh tetangganya, Abdul Rahman, Minggu (10/8). Saat itu, dia sedang memimpin shalat subuh.

Pelaku penikaman tersebut kemudian melarikan diri dan tidak sempat ditangkap oleh warga, karena jamaah saat itu langsung menolong korban ke rumah sakit Lasinrang Pinrang. Lantaran mengalami pendarahan yang cukup serius di bagian perut, korban terpaksa dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Andi Makkasau kota Parepare, untuk mendapatkan perawatan medis yang lebih intensif.

“Ayah saya ditikam oleh tetangga sendiri, kakek bernama Rahman usia 75 tahun," kata Mariyana, anak Musazzir, di RSUD Andi Makkasau.

Menurut dia, Rahman juga berada di dalam jamaah shalat subuh. Saat membaca surat Al Fatihah pada rakaat pertama, Rahman kemudian maju ke depan dan menusuk Musazzir.

Menurut Mariyana, Rahman tidak senang jika ayahnya menjadi imam pilihan warga setempat. Rahman juga sempat mencoba membunuh ayahnya dengan menggunakan golok, saat sebelum shalat subuh, tiga tahun lalu. Namun, ayahnya berhasil diselamatkan oleh warga setempat.

“Tiga tahun silam, pelaku sempat mengejar ayah saya dengan sebilah golok sebelum shalat subuh di pekarangan masjid. Namun, sempat dilerai oleh warga setempat," ungkap Mariyana.

Kasat Reskrim Polres Pinrang, AKP Abdul Karim mengatakan belum mengetahui pasti penyebab penikaman tersebut, karena saat ini pelaku dalam proses pengejaran pihak kepolisian. "Insya Allah dalam waktu dekat kami akan membekuk pelaku, karena kami sedang mencari informasi lokasi persembunyianya," ujar Karim.

Karim menambahkan, saat ini pihaknya bekerja sama dengan keluarga pelaku untuk memudahkan pencarian. "Informasi yang kami peroleh dari pihak keluarga, Pelaku mau menyerahkan diri, namun kami tetap akan melakukan pengejaran," paparnya.* das - kisuta.com


BAGIKAN

BERI KOMENTAR
masjidraya