Jika Alat Bantu Seks Tertanam di Bokong
MALANG benar nasib pria seorang pria yang tinggal di London, Inggris. Maksud hati ingin bersenang-senang dengan alat bantu seks, tetapi justru maut datang menjemput.
Pria bernama Nigel Wilis ini, diberitakan Daily Mail, Rabu (13/8/2014), meninggal karena alat bantu seks tertanam di bokongnya selama lima hari. Diduga malu karena menggunakan alat bantu seks, sang pria malang itu tak mau mendatangi dokter.
Insiden tersebut berawal saat Willis yang tidak mempunyai pekerjaan, menggunakan alat bantu seks getar . Entah bagaimana ceritanya, alat bantu seks itu masuk ke bokongnya. Willis tak bisa mengeluarkan alat bantu itu, selain karena posisinya berbaring, ia juga tak kuat menahan rasa sakit.
Selama lima hari, Willis tak bisa bangun dengan alat bantu seks tertanam di bokongnya. Ketika temannya mengetahui insiden itu, kondisi sudah sangat lemah. Willis kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bernd Rose di Universitas Lewisham untuk mendapat perawatan medis.
Sempat menjalani operasi, Willis dirawat selama dua bulan di rumah sakit. Sayangnya Willis tak bisa bertahan hingga akhirnya meninggal dunia. "Sebenarnya dia sudah mendapat perawatan dan operasi namun tidak bisa bertahan," ujar teman yang membawanya ke rumah sakit.
Menurut konsultan rumah sakit Bernd Rose di Universitas Lewisham, kondisi Willis semakin melemah hingga tak dapat bertahan.
Kasus alat seks yang masuk ke dalam tubuh bukan hanay dialami Willis. Di Inggris seorang perempuan pernah tertanam alat bantu seks selama satu dekade di kelaminnya. Beruntung dia bisa selamat.* Uma – kisuta.com


