Rabu, 3 Juni 2026
Unik Menarik
Aduuuh...

Wang, Beruang Kutub yang Mati karena Patah Hati

Selasa, 19 Agustus 2014

KATA siapa hanya manusia saja yang mempunyai perasaan? Binatang pun mempunyai perasaan layaknya manusia, bisa marah, sedih, senang, termasuk bisa patah hati. Tak percaya? Simak kisah Wang, beruang kutub di Kebun Binatang Johannesburg, Afrika Selatan yang ditemukan mati setelah ditinggal mati pasangannya.

Wang yang berusia 28 tahun, merupakan beruang kutub satu-satunya yang tersisa di Afrika Selatan. Sebelumnya, ada GeeBee, teman satu kandang Wang. Namun GeeBee sudah mati enam bulan lalu.

Dikutip dari Metro.co.uk, Wang dipastikan mati karena penyakit hati dan jantung. Namun, menurut petugas kebun binatang, saat GeeBee masih hidup, Wang terlihat sehat. Kondisi Wang mulai berubah setelah GeeBee mati. Wang seperti tak punya semangat dan terlihat lesu. Bahkan, Wang menolak makan dan melakukan kegiatan yang paling disukainya, yaitu berenang.

Enam bulan setelah GeeBee mati, kondisi Wang terlihat semakin lemah dan lebih senang bermalas-malas. Wang seperti kehilangan belahan hati, yaitu GeeBee yang selama keberadaannya di Kebun Binatang Johannesburg menjadi pasangannya. Meskipun tak mempunyai keturunan, pasangan beruang kutub ini mampu menjadi teman satu sama lainnya, sehingga mereka tidak kesepian di kebun binatang itu.

Tak mampu menahan sedih dan patah hari, Wang yang datang ke Johannesburg, Afrika Selatan pada tahun 1986 dalam rangka salah satu program pertukaran hewan dengan kebun binatang Jepang, akhirnya mati. Meskipun cuaca di Afrika disebut-sebut tak cocok untuk tempat tinggal beruang kutub, namun kematian Wang lebih disebabkan hilangnya belahan jiwa, GeeBee.* Uma - kisuta.com


BAGIKAN

BERI KOMENTAR
masjidraya