Bangun dari Koma, Pemuda Australia Ini Tiba-tiba Fasih Berbahasa Mandarin
GARA-GARA koma seminggu, seorang pemuda Australia tiba-tiba fasih berbahasa Mandarin. Kejadian tak biasa ini dialami Ben McMahon yang mengalami kecelakaan mobil hingga nyaris merenggut nyawanya.
Akibat luka-luka yang dideritanya sangat parah, Ben selama seminggu terbaring koma di rumah sakit. Ketika sadar, Ben yang merasakan sakit, tiba-tiba memanggil suster dengan bahasa Mandarin. "Maaf suster, saya merasakan sakit di bagian sini," ujar Ben dalam bahasa Mandarin kepada suster berwajah Asia yang berdiri di samping tempat tidurnya.
Peristiwa langka yang terjadi dua tahun lalu itu, diberitakan Daily Mail, Kamis (5/9/2014). Saat ini, Ben yang lahir di Melbourne sedang melanjutkan kuliah jurusan bisnis di Shanghai. Ben bersyukur selamat dari kecelakaan maut itu dan bisa menikmati hidup sekaligus bisa berbahasa Mandarin.
Awalnya, Ben dan keluarganya bingung dengan keajaiban yang dialaminya. Tak hanya fasih berbicara bahasa Mandarin, Ben juga jadi piawai menulis dalam bahasa Mandarin. Ben mengungkapkan, setelah menyapa suster dengan bahasa Mandarin, ia menuliskan pesan dalam bahasa Mandarin untuk diberikan kepada ayah dan ibunya. Pesan itu berbunyi, “Aku sayang ibu dan ayah, aku akan segera sembuh”.
Kemampuan berbahasa Mandarin yang tiba-tiba dimiliki Ben, membuat dokter dan kedua orangtuanya bingung. Menurut ayah Ben, Mark, di keluarganya tak ada yang bisa berbahasa Mandarin. Ben memang pernah mengikuti kelas bahasa Mandarin ketika di sekolah, namun ia tidak pernah fasih berbicara dengan bahasa itu.
Ben mengaku, saat siuman dari koma, tiba-tiba saja ia bisa berbahasa Mandarin. Bahasa itu keluar begitu saja dari mulutnya, seperti sudah biasa digunakannya. Bahkan, saat itu Ben tidak bisa berbicara dalam bahasa Inggris yang sudah digunakannya sejak kecil. Ben membutuhkan waktu tiga hari untuk mengingat bahasa Inggris dan kembali bisa menggunakannya.
Sejak bisa berbahasa Mandarin, Ben bekerja sebagai pemandu tur turis China di Australia, ia juga memandu sebuah program televisi berbahasa Mandarin. Setelah itu, Ben memutuskan meneruskan kuliah di Shanghai.
Bingung dengan yang terjadi pada Ben? Seorang ahli saraf di Queensland Brain Institute memiliki penjelasan atas kondisi yang terjadi pada Ben. Diperkirakan ada masalah pada bagian otaknya. Dokter Pankaj Sah menjelaskan, otak manusia terdiri atas bagian yang berbeda-beda. Ada yang berfungsi untuk kemampuan berbahasa, bernapas, berbicara dan berpikir.
Menurut dr. Pankaj, apa yang mungkin terjadi pada Ben adalah terjadi kerusakan pada bagian otak yang menyimpan memori bahasa Inggris. Akibat benturan dari kecelakaan yang dialaminya. Jadi bagian otak lainnya mengaktifkan bahasa Mandarin yang tersimpan dalam memorinya.
Hal serupa juga pernah dialami oleh seorang gadis Kroasia pada tahun 2010, ketika ia terbangun, ia tiba-tiba fasih berbahasa Jerman. Lalu pada Juli 2013, seorang veteran angkatan laut AS ditemukan tak sadarkan diri di sebuah kamar motel. Ketika ia bangun, ia bahkan tidak mengingat siapa dirinya sendiri dan berbicara fasih dalam bahasa Swedia. Ada juga seorang pria yang tiba-tiba menjadi jenius setelah mengalami cedera kepala akibat dipukul oleh pejambret.* Uma – kisuta.com


