Minuman Bersoda Berpotensi Merusak Gigi Anak dan Sebabkan Obesitas
TAK hanya orang dewasa, anak-anak pun menyukai minuman bersoda. Banyaknya produk minuman bersoda yang dijual di pasaran, membuat minuman ini menjadi salah satu minuman favorit.
Dilihat dari sudut kesehatan, minuman bersoda bukanlah minuman sehat. Mengapa? Karena minuman bersoda mengandung kadar gula yang tinggi dan mengandung banyak zat asam.
Kadar gula yang tinggi menyebabkan minuman bersoda menjadi ancaman kesehatan, karena berpotensi menyebabkan obesitas. Sedangkan kandungan zat asamnya bisa membahayakan kesehatan gigi, terutama anak-anak.
Penelitian mengungkap bahwa zat asam dalam minuman bersoda dan lainnya, seperti pada jus buah dan minuman berenergi bisa merusak enamel gigi anak secara permanen. Bahkan tak tanggung-tanggung, kerusakan yang disebabkan oleh tingginya zat asam dalam minuman soda terjadi hanya dalam waktu 30 detik saja setelah minuman tersebut mengenai gigi anak.
Dr Sarbin Ranjitkar dari Craniofacial Biology Research Group di University of Adelaide, Australia seperti dikutip Merdeka.com dari Web MD mengatakan, penelitian yang dilakukan timnya menunjukkan bahwa zat asam dalam minuman bisa merusak enamel gigi secara langsung. Tidak butuh waktu lama, sekitar 30 detik setelah minuman asam tersebut menyentuh gigi, maka dampaknya langsung terasa.
“Ini merupakan penelitian yang penting dan sebaiknya menjadi peringatan agar anak menghindari minuman yang mengandung zat asam yang terlalu tinggi," ungkap Dr. Sarbin Ranjitkar.
Sang doctor mengatakan, ketika anak mengonsumsi minuman yang mengandung asam tinggi, segera membersihkan gigi anak satu jam atau 30 menit setelahnya untuk mencegah kerusakan gigi, karena kerusakan sudah terjadi.
Dr. Sarbin Ranjitkar mengungkapkan, secara normal sebenarnya terdapat keseimbangan antara zat asam dengan mekanisme pertahanan dalam mulut yang sehat. Namun ketika keseimbangan itu terganggu, tak peduli jenis asam yang masuk ke mulut, gigi akan langsung rusak. Kerusakan akibat minuman yang mengandung zat asam ini juga didukung oleh faktor lain yang menyebabkan kerusakan gigi.
Beberapa faktor tersebut antara lain adalah kebiasaan menggemeretakkan gigi ketika malam, atau adanya penyakit lambung yang menambah keasaman dari perut ke mulut. Dikombinasikan dengan konsumsi minuman berkadar asam tinggi, maka faktor-faktor tersebut akan menyebabkan kerusakan permanen pada gigi anak.
Sebaikinya, waspadai kebiasaan anak-anak mengonsumsi minuman bersoda, supaya kesehatan giginya terjaga.*Uma - kisuta.com


