Rabu, 3 Juni 2026
Unik Menarik
Aduuuh...

Sambil Menangis, Pilot Mengumumkan Pesawat akan Jatuh

Selasa, 9 September 2014

KEPANIKAN seketika pecah di ruang penumpang saat pilot pesawat carteran Europe Airpost mengumumkan bahwa pesawat mengalami gagal mesin. Sambil menangis, pilot menyampaikan bahwa pesawat yang mereka tumpangi akan jatuh. Sebelumnya kru pesawat telah mengumumkan keadaan darurat.

Pengumuman pilot benar-benar membuat penumpang yang semuanya wisatawan, dicekam ketakutan dan kepanikan. Apalagi pilot memperingatkan penumpang bahwa hanya tersisa waktu 6 menit sebelum pesawat jatuh.

Di tengah kepanikan, ketakutan, dan kesedihan, para penumpang diperintahkan untuk mengenakan jaket penyelamat (life jacket). Pilot akan mendaratkan pesawat carteran yang terbang dari Split, Kroasia ke Nantes, Prancis pada 23 Agustus 2014 itu, untuk mendarat raturat di air.

Seorang turis bernama Benjamin Girard yang menumpang pesawat itu, kepada Daily Mail menggambarkan pengalaman mengerikan tersebut. Seperti dimuat Daily Mail, Selasa (9/9/2014), Girard mengatakan, ruang penumpang dipenuhi tangisan dan teriakan.

Pria yang bepergian bersama istri serta 2 putri kecilnya yang berusia empat dan enam bulan, menceritakan awal insiden mendebarkan itu terjadi tak lama setelah lepas landas. Mulanya pilot meminta kepada penumpang untuk bersiap menghadapi turbulensi.

"Kemudian orang yang duduk di bagian belakang pesawat mengatakan satu mesin telah berhenti bekerja, lalu tak lama pilot membenarkannya," kata Girard.

Para penumpang, lanjut Girard, langsung diberitahu akan dilakukan pendaratan darurat di Venisia. Pilot mengatakan akan melakukan pendaratan darutat di laut dan memperingatkan kepada penumpang tentang kemungkinan terjadinya ledekan.

"Semua orang sangat ketakutan, bahkan awak kabin. Salah satu awak terlihat sangat panik dan yang lainnya pucat, hanya diam. Kemudian pilot menangis, mengatakan kami memiliki waktu enam menit sebelum celaka, tetapi pilot meminta supaya tidak panik. Namun orang-orang justru berteriak," ungkap Girard.

Setelah beberapa menit yang menakutkan, pesawat bermesin ganda itu akhirnya menepi di tepi pantai dekat Venice Marco Polo Airport tanpa ada korban cedera. Drama mengerikan itu pun berakhir.

Europe Airpost mengakui bahwa penerbangan menuju Nantes mengalami masalah pada mesinnya. Hal ini diidentifikasi oleh kru yang mengambil keputusan untuk mendarat di Venesia dan menginformasikannya para penumpang. “Itu adalah prosedur yang dilakukan oleh kru pesawat, mendaratkan pesawat dengan aman di Venisia," ujar juru bicara maskapai penerbangan Europe Airpost.

Alhamdulillah, akhirnya semua penumpang dan awak pesawat selamat. Banr-benar pengalaman yang menakutkan dan mencekam.* Uma - kisuta.com


BAGIKAN

BERI KOMENTAR
masjidraya