Ketika Istri Diperkosa Perampok
AKSI perampokan dengan kekerasan terjadi di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan. Perampok berjumlah 4 orang ini tidak puas sekadar menguras harta. Komplotan ini bahkan tega memperkosa korbannya hingga pingsan.
Dikabarkan merdeka.com, Selasa (30/9/2014), peristiwa ini dialami oleh YT (19), yang tinggal di desa pelosok, tepatnya di Kampung V Talang Lekis, Desa Banuayu, Kecamatan Lubuk Batang, Kabupaten OKU. YT menjadi korban perkosaan ketika tinggal sendirian di rumahnya, Jumat (26/9) sekitar pukul 21.00 WIB. Sementara suaminya, ED (22), merantau di Lampung. Mendapat kabar istrinya menjadi korban pemerkosaan, ED akhirnya melapor ke SPKT Polres OKU, Senin (29/9).
Kapolres OKU AKBP Mulyadi mengungkapkan, berdasarkan laporan dari suami korban, peristiwa itu berawal saat kawanan perampok bertopeng mendobrak pintu rumahnya. Mendengar suara kerasi, korban terbangun dan mengecek apa yang terjadi. Begitu tiba di depan pintu, korban dicekik salah satu pelaku. Kemudian, pelaku lain mengobrak-abrik mencari harta benda di dalam rumah.
"Dari keterangan korban dan suaminya, pelaku berjumlah empat orang. Satu di antaranya mencekik korban karena tepergok masuk. Saat kejadian, korban sendirian di rumahnya," ungkap Mulyadi.
.
Saat ketiga pelaku mencari barang sasaran, salah satu pelaku memperkosa korban. Perkosaan sadis itu membuat korban tak sadarkan diri. Usai diperkosa, kaki korban diikat dan mulutnya disempal pakai kain agar tidak bisa berteriak begitu sadar. "Korban diperkosa oleh satu pelaku saat ketiga pelaku lain cari-cari barang. Kemudian korban diikat dan mulutnya disempal," katanya.
Korban ditemukan suaminya tergeletak di ruang tengah keesokan harinya dalam posisi masih terikat. ED kaget bukan kepalang begitu mendengar cerita istrinya. "Identitas pelaku belum diketahui karena semuanya bertopeng," ujarnya.
Akibat perampokan itu, kawanan perampok sadis berhasil menggondol tiga unit handphone dan empat ekor ayam kampung. "Kasus ini masih didalami. Kemungkinan besar pelakunya sudah mengetahui jika korban sendirian di rumahnya," pungkas Mulyadi.* das - kisuta.com


