Semarak Kurban di "Al-Kautsar"
MASJID Al-Kautsar Komplek Pepabri TNI AU, Desa Mekarrahayu, Kecamatan Margasenang, Kabupaten Bandung merupakan masjid jami seperti pada umumnya. Namun setiap idul qurban, masjid RW ini menjadi istimewa. Pelaksanaan kurban selalu semarak, bahkan mungkin mengalahkan kemeriahan kurban di masjid-masjid agung sekalipun. Di masjid ini selalu ada belasan sapi dan belasan domba yang menjadi hewan qurban dari warga sekitar.

"Alhamdulillah, pelaksanaan kurban kali ini kami telah memotong 16 sapi dan 15 domba yang merupakan titipan kurban dari warga di sini," kata Ketua Pelaksana Kurban Masjid Al-Kautsar, H. Endi Sungkono.
Pelaksanaannya, kata H. Endi, selesai pada hari ini juga, Minggu (5/10/2014). "Telah disalurkan kepada yang berhak menerimanya. Bukan saja warga di sini, kami juga menyalurkan ke masyarakat di luar komplek," katanya.
Memang, seperti diakui Ketua DKM Al-Kautsar, H. Suroto HS dan Ketua RW Gunarto, kesadaran berkurban warga Komplek Pepabri sangat tinggi. Dari 166 KK di lingkungan RW yang terdiri dari 4 RT ini, untuk pelaksanaan kurban kali ini tercatat 127 orang yang berkurban.

"Alhamdulillah, kesadaran berkurban para jamaah di sini sangat membanggakan. Setiap tahun, rata-rata 80% dari jumlah KK di sini selalu berkurban," kata H. Suroto HS.

Menurut H. Suroto, tidak heran jika setiap pelaksanaan kurban tampak semarak. Masjid Al-Kautsar selalu diserbu warga di luar komplek, bahkan menjadi tujuan para "petualang" pencari daging kurban.* das - kisuta.com



