Bocah Balita "Berbagi" Ratusan Bungkus Heroin dengan Teman-temannya di Tempat Penitipan Anak
PETUGAS kepolisian di Amerika Serikat dikejutkan oleh seorang bocah berusia 4 tahun yang kedapatan membawa tas berisi 249 plastik heroin, masing-masing plastik berisi 3,7 gram heroin. Tas tersebut dibawa sang bocah ke Hickory Tree Child Care Center, tempat penitipan anak.
Dilaporkan New York Daily News, Senin (6/10/2014), seperti biasa bocah perempuan yang namanya dirahasiakan itu, mendatangi tempat penitipan anak. Ibunya memang biasa menitipkannya di sana.
Ketika dibawa ibunya ke tempat penitipan anak, bocah asal Delaware, Amerika Serikat itu membawa satu tas yang belakang diketahui berisi ratusan plastik heroin milik ibunya. Diduga, bocah itu mengira tas milik ibunya itu berisi permen, sehingga membawanya ke tempat penitipan anak.
Sang ibu tak menyadari kalau anaknya membawa tasnya yang berisi plastik-plastik heroin. Tanpa berusaha menyembunyinya, sang ibu justru membiarkan anaknya membawa tas “berbahaya” itu. Sang ibu bernama Ashley Tull tidak ingat kalau tas milik anaknya telah dirusak dan dikubur oleh anjing peliharaan mereka.
Sesampainya di tempat penitipan anak, bocah perempuan itu menuju tempat bermain. Di sini, ia membagikan plastik dari dalam tas yang dikiranya berisi permen.
Beruntung seorang penjaga sekolah melihat kejanggalan dari isi plastik yang dibagikan sang bocah kepada teman-teman kecilnya. Sejumlah anak sudah mengonsumsi isi plastik yang ternyata obat terlarang berbentuk serbuk.
Penjaga sekolah langsung melaporkan kecurigaannya itu kepada polisi. Ketika memeriksa isi plastik yang diduga permen, polisi sangat terkejut karena mendapati isi plastik itu berisi heroin. Polisi semakin terkejut ketika mengetahui ada ratusan plastik heroin dalam tas yang dibawa bocah lucu itu. Polisi menduga, heroin-heroin itu milik sang ibu.
Dugaan polisi memang terbukti dan Ashley Tull, ibu sang bocang langsung ditangkap. Ashley Tull ditangkap oleh Kepolisian Delaware atas tuduhan kepemilikan narkoba dan membahayakan anak-anak. Namun Ashley tidak ditahan, ia dibebaskan dengan uang jaminan sebesar Rp 60 juta sampai kasusnya di sidangkan.
Sementara itu, putri Ashley dan dua orang temannya yang sudah mengonsumsi heroin tanpa sengaja, langsung dilarikan ke rumah sakit. Beruntung, ketiganya tidak mengalami gangguan apa pun dalam kondisi sehat.* Uma – kisuta.com


