Wah, Produksi Film Porno Amerika Distop Sementara
ASOSIASI perdagangan film porno di Amerika Serikat "Free Speech Coalition" menyerukan pemberhentian sementara seluruh produksi film esek-esek di negeri Paman Sam. Langkah itu diambil menyusul kekhawatiran merebaknya virus HIV di antara para aktor-aktris film porno.
Dikabarkan the Los Angeles Times, Sabtu (18/10/2014), asosiasi itu mengumumkan pemberhentian sementara produksi pada Rabu lalu namun mereka tidak menyebutkan di negara bagian mana kekhawatiran menyebarnya virus HIV itu terjadi.
"Dengan distop sementara, kami meminta semua pihak menahan diri dari berbagai spekulasi hingga didapat informasi yang sebenarnya, dan menghormati privasi para pemain film," kata Diane Duke, direktur eksekutif Free Speech Coalition.
Duke mengatakan, organisasinya sedang bekerja sama dengan departemen kesehatan, perusahaan produsen film, dan para pemain film untuk menyelidiki kemungkinan positifnya penyebaran virus HIV.
Pada Agustus lalu asosiasi dipimpin Duke itu mengajukan moratorium pemberhentian sementara produksi film porno selama dua hari setelah seorang pemain film dinyatakan positif HIV. Namun moratorium itu dicabut setelah diketahui ternyata informasi itu keliru. "Kami memperhatikan kesehatan para pemain film dengan sangat serius," kata Duke.
Menurut Duke, para pemain film panas di Amerika Serikat diharuskan menjalani pemeriksaan penyakit kelamin setiap dua pekan sekali.
Free Speech Coalition sebelumnya menolak keras undang-undang yang menyatakan para pemain film porno harus memakai kondom.* das - kisuta.com


