Rabu, 3 Juni 2026
Unik Menarik
Idiiih...

Kisah Celana Dalam Wanita Berwarna Pink yang "Mengguncangkan"

Minggu, 19 Oktober 2014

GARA-GARA celana dalam wanita berwarna pink, seorang pria di Delaware, Amerika Serikat mengalami guncangan mental hingga berakhir dengan kehilangan pekerjaan. Apa yang dialami Andrea Walls dengan celana dalam pink hingga ia begitu terguncang?

Cerita ini berawal dari gangguan di saluran pencernaan yang dialami Walls. Untuk mengetahui apa yang terjadi, pada bulan Oktober 2012 ia menjalani prosedur kolonoskopi di tempatnya bekerja, yaitu Delaware Surgery Center. Kolonoskopi adalah prosedur untuk mendeteksi berbagai gangguan di saluran pencernaan.

Saat prosedur kolonskopi berlangsung, Walls berada di bawah pengaruh obat bius. Di bawah pengaruh obat bius, Walls tidak mengetahui apa yang terjadi pada dirinya.

Masalah terjadi pasca-operasi, tetapi bukan akibat operasi tidak berhasil, karena prosedur kolonoskopi yang dijalani Walls berhasil. Masalahnya, ketika Walls tersadar dari engaruh obat bius, ia kaget karena mendapati dirinya mengenakan celana dalam wanita berwarna pink.

Tentu saja hal ini membuatnya shock, apalagi saat operasi ia dalam kondisi tak sadarkan diri, sehingga tidak mengetahui bagaimana komentar dokter dan perawat yang melihatnya mengenakan celana dalam berwarna pink. Ia tak menyangka dalam keadaan tidak sadarkan diri tersebut, ada oknum-oknum yang berupaya mengerjainya.

Insiden celana dalam pink tak hanya sampai di situ, karena ternyata Walls sangat terguncang dengan kejadian tersebut. Walls merasa setiap orang di tempat kerjanya menertawakannya karena insiden itu. Akibat guncangan mental yang dialaminya, Walls kehilangan pekerjaan dan hingga kini belum mendapatkan pekerjaan baru.

Merasa insiden celana dalam pink menjadi penyebab masalah dalam hidupnya selama dua tahun, dua tahun setelah insiden itu atau tepatnya pada bulan Oktober 2014, Walls memutuskan untuk melayangkan gugatan kepada Delaware Surgery Center. Gugatan perdata kepada Delaware Surgery Center dilayangkan melalui New Castle County Superior Court.

"Ketika penggugat bersiap menjalani prosedur kolonoskopi, ia tidak memakai celana dalam wanita dan tidak mengetahui atau sukarela ataupun sengaja menggunakan celana dalam tersebut," tulis sang pengacara, Gary Nitsche dalam surat gugatan tersebut, seperti dikutip dari New York Daily News, Jumat (17/10/2014).

Pria berumur 32 tahun itu curiga rekan-rekan kerjanyalah yang sengaja melakukan tindakan iseng itu. Ia menduga mereka menggoda Andrea untuk membuatnya malu sekaligus melecehkannya. Untuk itu dalam surat gugatan yang sama juga dikatakan rekan-rekannya telah gagal mempertahankan kebijakan dan prosedur penanganan pasien yang baik dan penuh respek, terutama untuk tidak melakukan tindakan ekstrim dan keterlaluan.

Sementara itu, Direktur Delaware Surgery Center, Jennifer Anderson mengaku baru mendengar tentang kasus ini beberapa hari lalu, sehingga ia belum bisa berkomentar lebih jauh. Kasus ini sekarang sedang dalam penanganan.* Uma – kisuta.com


BAGIKAN

BERI KOMENTAR
masjidraya