Selasa, 2 Juni 2026
Sosok Inspirasi
Julia Roberts

Si Cantik yang tak Takut Tua

Jumat, 31 Oktober 2014

SETIAP orang akan menjadi tua, namun tidak semua orang mau menerima kenyataan itu. Mereka yang tidak mau menjadi tua, banyak yang melakukan operasi plastik yang biayanya sangat mahal.

Operasi plastik biasanya dilakukan oleh artis. Tuntutan profesi yang mengharuskan mereka selalu tampil sempurna, membuat mereka enggan menjadi tua. Mereka selalu ingin tampil cantik dan awet muda supaya tidak ditinggalkan penggemar. Sejumlah selebritas dunia melakukan jalan pintas agar selalu terlihat awet muda. Mulai dari operasi plastik, perawatan kecantikan, sampai dengan suntik botoks.

Namun, tidak semua aktris mau melakukan operasi plastik supaya awet mudah. Siapa dia? Anda pasti mengenal aktris terkenal Hollywood, Julia Roberts. Perannya dalam film “Prety Woman” bersama Richard Gere menjadi legenda perfilman. Akting mereka sampai saat ini selalu dikenang oleh penggemar film di dunia.

Meskipun menjadi pujaan jutaan orang, namun Julia Roberts tak ingin mengingkari bahwa dirinya akan menjadi tua. Mengutip Daily Mail, ketika sejumlah selebritas dunia melakukan jalan pintas agar selalu terlihat awet muda dengan melakukan operasi plastik, perawatan kecantikan, sampai dengan suntik botoks, Julia justru sangat menikmati menjadi tua dan menganggap setiap kerutan yang muncul di wajahnya adalah kisah hidupnya.

Julia yang usianya menginjak 47 tahun mengatakan, dirinya tak butuh botoks apalagi operasi plastik. "Rahasia dari kecantikan adalah kebahagiaan hati. Mungkin hanya sedikit krim mata," kata wanita yang tak takut terlihat menjadi tua ini.

Menghadapi usia tua yang terlihat dalam penampilan wajah, Julia mempunyai pendapat yang sangat bijak. “Wajah Anda menceritakan sesuatu. Itu semua akan hilang ketika Anda pergi ke dokter untuk operasi atau botoks,” ujarnya.

Julia mengaku, dirinya pernah tergoda untuk menjalani botoks dan perawatan kecantikan lainnya agar terlihat tetap muda. Namun, setelah ia melakukannya, justru muncul penyesalan karena usai operasi, ia tak bisa mengekspresikan emosinya karena wajahnya tampak kaku. Padahal Julia terkenal dengan senyum dan tawanya yang ekspresif.

Tentu saja hal itu membuatnya menyesal, apalagi anak-anaknya sangat senang jika melihat ibunya tertawa lepas dengan penuh ekspresi. Sedangkan ia merasa botoks membuatnya tidak leluasa, wajahnya selalu tampak tegang dan kencang.

"Saya mempunyai tiga anak yang harus mengetahui dan melihat apa yang saya rasakan . Hal ini sangat penting," katanya.

Walaupun tidak tertarik melakukan botoks maupun operasi plastik, namun Julia mengatakan bahwa prinsipnya itu tidak bermaksud untuk menghakimi orang yang memilih melakukan suntik botoks maupun operasi plastik. Ia hanya lebih memikirkan kebahagiaan anak-anaknya.

"Aku tidak bisa menolak kesempatan untuk mengerutkan kening, bibir dan tersenyum dengan sudut mataku," ujarnya.* Uma – kisuta.com


BAGIKAN

BERI KOMENTAR
masjidraya