Negara Api Itu Bernama Azerbaijan
APAKAH Anda penggemar film “Avatar The Last Airbender”? Jika iya, Anda pasti tak asing lagi dengan negara api. Di awal film, selalu terucap kalimat, "Tapi semuanya berubah sejak negara api menyerang..."
Anda pasti penasaran, apakah negara api memang benar-benar ada? Tidak ada hubungannya dengan film “Avatar The Last Airbender”, di dunia ini ada negara yang disebut negara api, yaitu Azerbaijan. Memang tidak seperti dalam film “Avatar The Last Airbender”, negara api hanyalah julukan bagi Azerbaijan yang merupakan negara produsen minyak tertua di dunia.
Azerbaijan adalah negara yang terletak di cekungan Laut Kaspia Selatan yang menjadi salah satu produsen minyak penting dunia. Industri minyak di Azerbaijan mencapai sekitar 800.000 barel minyak per hari dan 1 miliar meter kubik gas per tahun.
Cadangan minyak dan gas alam di bawah Semenanjung Absheron ini sangat berlimpah, sehingga banyak celah-celah di tanah yang mengeluarkan gas yang mudah terbakar. Tak mengherankan jika di sepanjang wilayah Azerbaijan sering terjadi kebakaran. Fenomena api spontan akibat rembesan gas telah melahirkan julukan “Negeri Api” bagi Azerbaijan.
Fenomena api spontan juga telah melahirkan kultus pemujaan api atau Zoroastrian yang pertama kali muncul di wilayah ini, lebih dari 2.000 tahun yang lalu, tepatnya sebelum Azerbaijan jatuh ke tangan pemerintahan Islam. Petualang Marco Polo mengatakan, pada abad ke-13 sebuah kuil api Zoroaster dibangun di sekitar api alami.
Api dan masyarakat Azerbaijan tak dapat dipisahkan. Banyak cerita rakyat dan budaya Azerbaijan yang mengungkap tentang api.
Di beberapa tempat di Azerbaijan, Anda bisa menyaksikan api-api yang sangat menawan yang menjadi bagian dari “Negara Api”. Tempat-tempat itu antara lain:
1.Yanar Dag
Tempat yang secara harfiah mempunyai arti “gunung yang terbakar” ini merupakan wilayah yang mempunyai api gas alam yang tak berhenti berkobar. Wilayah ini berada di atas bukit yang letaknya dekat dengan Baku, Ibukota Azerbaijan. Api menyembur keluar ke udara setinggi 3 meter dari lapisan batu pasir berpori. Di sekitar perapian terbuka ini, udara penuh dengan bau gas. Api alami ini berkobar dengan penuh warna. Saat yang paling tepat untuk menyaksikannya adalah pada sore hari.
2.Kuil Api Baku
Masih terletak di dekat Kota Baku, kuil bernama “Ateshgah” yang berarti “Kuil Api” ini merupakan situs api abadi yang terkenal di Azerbaijan. Kompleks pentagonal ini memiliki halaman yang dikelilingi oleh ruang untuk biarawan dan altar tetrapillar di tengahnya. Situs ini dibangun selama abad 17 dan 18. Sebelum Soviet datang menaklukan negara ini, api di kuil ini berasal dari gas alam bawah tanah. Eksploitasi besar-besaran oleh pemerintah Soviet menyebabkan cadangan gas alam di daerah ini habis, sehingga mengakhiri aliran gas alam ke kuil dan memadamkan api suci pada tahun 1969. Saat ini “Kuil Api” berubah menjadi museum dan api yang terlihat berasal dari pipa gas induk dari Kota Baku.
3.Yanar Bulag
Yanar Bulag memiliki arti mata air yang terbakar. Berada di Kota Astara di Azerbaijan selatan, mata air ini terdiri dari pipa logam yang berdiri di dalam paviliun kecil di mana air mengalir keluar. Mungkin hal ini terlihat biasa, tetapi ketika Anda menyalakan korek api dan menyentuh air, maka air itu akan terbakar karena air mengandung metana yang tinggi.
Penduduk setempat percaya bahwa air dari mata air ini memiliki sifat penyembuhan, dan mereka sering meminumnya saat api menyala. Selalu ada orang-orang datang ke mata air ini yang mampir untuk mengisi botol-botol minum mereka dan melanjutkan perjalanan mereka.
Menarik bukan? Semoga Anda berkesempatan mendatangi tempat yang istimewa ini.* Uma/berbagai sumber – kisuta.com


