Selasa, 2 Juni 2026
Sosok Inspirasi
Paul Rosolie

Lelaki Bernyali Ini akan Rekam Dirinya Ditelan Ular Anakonda

Selasa, 11 November 2014

INILAH lelaki bernyali itu. Ia mempersiapkan diri untuk sebuah aksi gila, dirinya akan ditelan hidup-hidup seekor ular besar anakonda. Aksi gilanya ini akan direkam untuk sebuah film dokumenter.

Dikabarkan Daily Mail pekan lalu, lelaki bernyali itu bernama Paul Rosolie, 26 tahun, pembuat film-film alam liar. Ia akan membuat film dokumenter tentang bagaimana saat-saat ditelan ular raksasa anaconda di pedalaman Hutan Amazon. Film dokumenter berjudul "Eaten Alive" itu rencananya akan tayang di Discovery Channel pada 7 Desember mendatang.

Rencana Rosolie ditelan mentah-mentah oleh seekor anakonda itu langsung memicu kecaman dari kelompok pencinta binatang yang menyebut aksi Rosolie itu sebagai sebuah "penyiksaan hewan tingkat tinggi". Rosolie tentu saja tak setuju dengan anggapan tersebut.

"Jika Anda mengenal saya, saya tak pernah menyakiti makhluk hidup," kata Rosolie lewat akun Twitter-nya. "Namun, Anda harus menyaksikan bagaimana hal itu terjadi," sambung Rosolie.

Rosolie yang kerap dijuluki Indiana Jones dari Amazon itu memang kerap bertualang di seputar sungai terpanjang di Amerika Selatan itu. Namun, riwayat hidup Rosolie juga menyebut dia pernah berkunjung ke India, Indonesia, Brasil, dan Peru.

Berpengalaman atau tidak, sejumlah kalangan meminta Discovery Channel agar membatalkan rencana pembuatan film Rosolie itu. Bahkan petisi untuk menggagalkan aksi gila Rosolie itu sudah diunggah ke situs Change.org yang sejauh ini hampir mencapai 500 penanda tangan.

"Ini adalah penyiksaan hewan dalam skala tertinggi dan sangat menjijikkan serta bisa membunuh ular tersebut. Seekor ular anakonda hijau dewasa tak bisa menelan seorang pria dewasa," demikian isi petisi tersebut.

Di alam liar, anakonda biasanya memangsa babi hutan, kapibara, dan buaya caiman. Ular seperti anakonda dan piton meremukkan tulang belulang mangsa mereka hingga tewas sebelum menelannya.

Meski sejauh ini tak ada catatan pasti soal anakonda atau piton menelan manusia, tetapi tampaknya ular anakonda dewasa akan dengan mudah menelan tubuh seorang manusia.

Paul Rosolie, kelahiran New Jersey, AS, itu sudah bertualang ke hutan Amazon saat usianya baru menginjak 18 tahun. Dia mengklaim diri sebagai seorang penasihat konservasi dan bukan sekadar mengejar rating televisi.

"Dalam lima menit pertama berada di dalam hutan, saya menyadari bahwa apa yang saya bayangkan tentang hutan hujan tropis saat saya masih kecil tak ada apa-apanya dibanding kenyataan. Saya merasa menjadi bagian dari hutan," kata Rosolie dalam memoarnya.* das - kisuta.com


BAGIKAN

BERI KOMENTAR
masjidraya