Rabu, 3 Juni 2026
Wisata & Sejarah
Pulau Tikus

Nusa Mungil nan Indah yang Memiliki Kekuatan Magis

Kamis, 13 November 2014

DI Pulau Gili Labak, Kecamatan Talango, Kabupaten Sumenep, Madura, kambing dan sapi merupakan hewan yang dilarang untuk disembelih. Masyarakat Pula Gili Labak atau dikenal dengan nama Pulau Tikus, percaya, jika mereka memelihara dan menyembelih kambing dan sapi akan mendatangkan bahaya yang mengancam ketentraman kehidupan mereka.

Masyarakat Pulau Tikus masih percaya bahwa tempat tinggal mereka mempunyai kekuatan magis, sehingga mereka tidak berani melawan larangan yang sudah berlaku turun temurun.

Pulau Tikus yang luasnya hanya 5 hektare ini, dihuni oleh 33 kepala keluarga dengan 105 jiwa. Pulau ini merupakan bagian dari Pulau Poteran yang masuk wilayah Desa Kombang, Kecamatan Talango.

Bukan tanpa alasan jika masyarakat Pulau Tikus masih mempercayai larangan turun temurun itu. Suatu ketika, ada seorang warga yang mencoba memelihara kambing. Tak lama berselang, ribuan tikus menyerang daerah tersebut dan merusak tanaman. Setelah kambing peliharaan itu dikeluarkan dari pulau, serangan tikus hilang seketika.

Konon, bila ada warga yang berani menyembelih sapi atau kambing di pulau tersebut, maka keselamatan jiwa mereka terancam. Semisal, akan datang angin ribut yang mempunyai kekuatan merusak tanaman dan perahu hingga ancaman bahaya lainnya.

Karena larangan itu, masyarakat yang mayoritas bekerja sebagai nelayan itu, hanya berani memelihara ayam. Apabila mereka membutuhkan daging kambing atau sapi, mereka membelinya di luar pulau, misalnya ke Pasar Kecamatan Talango atau ke Kalianget.

Di luar dari kepercayaan masyarakatnya yang tidak boleh memelihara dan menyembelih kambing dan sapi, Pulau Tikus merupakan pulau yang indah dengan pantainya yang indah dan pasirnya yang bersih. Ketika air laut bersahabat, ikan beraneka warna akan jelas terlihat karena airnya sangat jernih.* Uma – kisuta.com


BAGIKAN

BERI KOMENTAR
masjidraya