Selasa, 2 Juni 2026
Sosok Inspirasi

Pemimpin Korut Ini Larang Rakyatnya Gunakan Nama Sama dengannya: Kim Jong-un

Rabu, 10 Desember 2014

PEMIMPIN Korea Utara, Kim Jong-un memang unik. Setelah sebelumnya mengharuskan laki-laki di Korea Utara berpotongan rambut seperti dirinya, pekan lalu ia mengeluarkan larangan bagi rakyatnya menggunakan nama yang sama dengan namanya. Sang pemimpin melarang orangtua memberikan dan mendaftarkan nama Kim Jong-un bagi bayi-bayi mereka.

Lalu bagaimana dengan mereka yang sudah menggunakan nama Kim Jong-un? Mereka diharuskan menggantinya dengan nama lain. Apabila membangkan, mereka menghadapi hukum kerja paksa.

Seperti dilansir The Wall Street Journal, Selasa (9/12/2014), larangan Pempimpin Korea Utara yang dikabarkan lahir pada tahun 1983 ni terkesan diktator, karena nama Kim dan Jung-un merupakan nama populer di Korea, baik Korea Utara maupun Korea Selatan.

Menurut ahli nama, Profesor Chen In-ho dari Universitas Kebudayaan Dongbang, Korea Selatan, Kim memang nama yang paling populer di keluarga Korea. Sekitar satu dari lima orang Korea bernama Kim. Sedangkan Jong-un populer di Korea Selatan pada pertengahan 1970-an dan 1980-an.

Pernyataan Chen In-ho tidaklah salah, karena dalam pencarian nama Kim Jong-un di media sosial Facebook, setidaknya ada 7.118 orang memiliki nama itu. Dari angka itu jumlah laki-laki hanya 175 orang, artinya sekitar 80 persen warga Korea Selatan bernama itu adalah perempuan.

Salah seorang pemilik nama Kim Jong-un di Korea Selatan, mengaku aneh dengan larangan penggunaan nama Kim Jong-un di Korea Utara hanya karena sama dengan nama sang pemimpin. Menurutnya, di Korea Selatan, ribuan orang mempunyai nama Kim Jong-un.

Lelaki berusia 44 tahun ini mengatakan, tetangganya memanggil dirinya dengan sebutan “Sang Ketua”, karena namanya sama dengan Pemimpin Korea Utara. “Biasanya, ketika nama saya disebut, orang-orang akan menatap saya dengan pandangan bingung,” ujar pria yang bekerja sebagai pengisi suara dalam film animasi di Korea Selatan.

Ada-ada saja larangan Pemimpin Korea Utara ini. Apakah ia khawatir namanya menjadi pasaran kalau banyak rakyatnya menggunakan nama sama? Jangan-jangan nanti sang pemimpin mempatenkan nama Kim Jong-un supaya tidak ada yang menggunakannya.* Uma – kisuta.com


BAGIKAN

BERI KOMENTAR
masjidraya