Jadi Tukang "Selfie" di Mulut Buaya, Digaji Rp 3 Juta per Bulan
SUGUHAN atraksi menarik Kebun Binatang Shamphran di Ibu Kota Bangkok, Thailand mampu memacu jantung pengunjung. Atraksi itu yakni "bercanda" dengan buaya. Selama beberapa detik, pawang akan memasukkan kepalanya ke mulut buaya dan berpose dalam situasi bahaya tersebut demi para turis.
Dikabarkan Daily Mail, Senin kemarin, sekarang ini, Kebun Binatang Shamphran hanya mempunyai dua orang pawang pemberani itu, yakni Akraphol Wannawate dan Samrit Maiboran. Sejak awal 2000, keduanya melakoni pekerjaan tersebut. "Dan kami sehat-sehat saja," kata Wannawate sambil tertawa.
Seakan sengaja memacu jantung para turis, mereka kerap meloloskan diri beberapa detik sebelum buaya tersebut mengatupkan rahang penuh taring tersebut.
Sekadar informasi, sekali mulut buaya mengatup nyaris mustahil membukanya secara paksa, kecuali hewan itu dibunuh. Daging apapun mampu dikoyak reptil yang hidup sejak era prasejarah itu.
Wannawate dan Maiboran dibayar 9.000 baht per bulan (setara Rp 3,3 juta) untuk menjalani atraksi maut ini. Sedangkan pengunjung bonbin biasanya membayar tiket senilai Rp 190.000 sekali masuk, menyaksikan dua sahabat itu menyorongkan anggota tubuh ke mulut buaya.
Wannawate mengingatkan atraksi ini hasil latihan bertahun-tahun. Tak cukup bila anda sekadar pawang buaya. "Saya perlu mengenal buaya itu 10 hari, baru bisa mulai latihan untuk atraksi ini," akunya.
Tapi karena cuma berdua, sementara turis datang enam hari per pekan, keduanya mulai kewalahan. Itu sebabnya butuh pegawai baru buat atraksi buaya di Bonbin Shampran.
Satu lagi, buaya yang bisa diajak atraksi ini hanya yang berjenis air tawar berusia lebih dari 15 tahun. Kabarnya jenis ini masih bisa diajak kompromi dibanding buaya air asin. Tertarik melamar?* das - kisuta.com


