Jika Bu Guru Dihamili Tukang Batu
IBU guru yang satu ini sungguh tak pantas ditiru. Setelah hamil di luar nikah, bayi yang dilahirkannya dibunuh dengan cara sadis. Alasannya karena malu, ayah tak resmi sang bayi hanyalah seorang tukang batu.
Dikabarkan Kompas.com, guru privat asal Malang, Jawa Timur, berinisial YU (31) ini nekad membunuh bayinya dengan cara sadis. Guru kalap tersebut membenamkan kepala bayinya di toilet duduk yang penuh berisi air, saat berada dalam ruang IGD di salah satu rumah sakit di Solo.
Polisi Polresta Solo akhirnya berhasil menahan pelaku yang sempat melarikan diri ke rumahnya di Malang, Jawa Timur.
Peristiwa menggemparkan ini terjadi Kamis pekan lalu, di Rumah Sakit Kustati, Solo, tepatnya di toilet ruang IGD. Bau busuk yang tercium perawat ternyata adalah seorang bayi laki-laki yang sudah membusuk di toilet.
Anggota Polresta Solo pun segera melakukan pengejaran pelaku dengan memeriksa CCTV yang dipasang di rumah sakit. Alhasil, pada Senin (5/1/2015) kemarin, YU yang sempat melarikan diri ke rumahnya di Malang, Jawa Timur, berhasil diringkus.
YU mengaku nekad membuang bayinya karena malu memiliki bayi di luar nikah. Hingga saat ini, pelaku masih diperiksa di Polresta Solo.
Polisi berencana mengejar kekasih YU yang hingga saat ini masih buron. Sementara itu, menurut Kasatreskrim Polresta Solo, Kompol Guntur Saputro, YU mengaku merasa malu karena mempunyai pacar yang hanya tukang batu. Perempuan itu kemudian panik saat mengetahui bahwa dia hamil. YU pun merasa menyesal telah membunuh bayinya tersebut.
"Lalu saat periksa di rumah sakit, perutnya merasa mules dan masuk ke toilet. Karena panik, lalu (bayi) dibenamkan di dalam toilet," kata Kompol Guntur.
Akibat perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 342 tentang Ibu yang merencanakan pembunuhan anaknya. YU terancam hukuman mati atau seumur hidup.* das - kisuta.com


