Pemakaman Sangat Sederhana untuk Salah Satu Orang Terkaya di Dunia
PEMAKAMAN Raja Arab Saudi, Abdullah bin Abdulazis Al Saud menghentak dunia. Banyak rakyat di seluruh penjuru dunia takjub dengan prosesi pemakamannya yang begitu sederhana, jauh dari kesan mewah.
Padahal Raja Abdullah merupakan salah satu raja sekaligus pemimpin dunia paling kaya.
Dengan kekayaan pribadi mencapai US$ 20 miliar atau setara Rp 249,27 triliun, seharusnya prosesi pemakaman Raja Abdullah bisa mewah dan dimakamkan di tempat paling indah di Arab Saudi. Yang terjadi justru sebaliknya, Raja Abdullah yang meninggal pada Jumat sore, 23 Januari 2015, dimakamkan secara sederhana. Tak ada iring-iringan pelayat yang mengantarkan jenazahnya ke pemakaman. Tak ada tembakan salvo dan lagu kebangsaan yang mengiringinya ke liang lahat.
Selain prosesnya yang sederhana , tempat makam Raja Abdullah pun tak kalah sederhananya, yaitu di pemakaman umum Al Qud di Riyadh. Sebelum dibawa ke pemakaman, Raja Abdullah dishalatkan di Masjid Imam Turki bin Abdullah di Ibu Kota Riyadh. Seluruh warga Arab Saudi diperkenankan hadir, termasuk perempuan.
Kesederhaan lainnya terlihat pada bentuk makam sang raja, tak ada batu nisandari marmer bertuliskan namanya, tak ada bangunan khusus yang menaungi makamnya. Makam Raja Abdullah yang meninggal pada usia 90 tahun ini, hanya ditandai dengan kayu sederhana dan ditutupi batu-batu seperti layaknya makam yang ada di pemakaman umum itu.
Sebagai raja sekaligus salah satu orang terkaya di dunia, Raja Abdullah sesungguhnya bisa dimakamkan dengan proses megah dan mewah. Namun ternyata, pemakamannnya berlangsung sangat sederhana, tidak berbeda dengan pemakaman kebanyakan rakyat Arab Saudi.
Pemakaman Raja Abdullah tak berbeda dengan pendahulunya, Raja Fahd yang meninggal pada 21 Agustus 2006 di Jeddah. Saat itu, Raja Fahd dimakamkan secara sederhana di pemakaman umum Al-Qud di Riyadh, sehari setelah ia meninggal dan dihadiri oleh pemimpin dunia.* Uma – kisuta.com



