Nikah Seminggu, Aisha Minta Cerai karena Penis Suami Terlalu Besar
KISAH yang dialami Aisha Dannupawa, wanita asal Zamfara, Nigeria ini membuat tersenyum sekaligus iba. Aisha baru saja menikah dengan pria idamannya, Ali Maizinari. Namun, bukan kebahagiaan yang diperolehnya pascamenikah, justru penderitaanlah yang dirasakannya.
Aisha yang baru seminggu menikah, telah melayangkan gugatan cerai kepada sang suami. Apa yang mendasari Aisha melakukan tindakan tersebut, padahal ia dan pasangannya masih dalam masa bulan madu?
Ternyata, Aisha yang berstatus janda dengan tiga anak ketika menikah dengan Ali, merasa tersiksa menghadapi Ali. Bukan karena Ali tak sayang padanya, bukan pula masalah ekonomi.
Diberitakan surat kabar setempat seperti dikutip Mirror, sejak menikah, Aisha merasa ketakutan ketika suaminya mengajak melakukan hubungan intim. Aisha mengaku tak kuat dengan ukuran penis suaminya, yang menurutnya berukuran super. Itu sebabnya ia selalu ketakutan ketika suaminya mengajak bercinta, karena setelahnya ia akan merasakan kesakitan yang sangat parah. Aisha bahkan mengaku langsung minum obat penghilang rasa sakit setelah pertama kali berhubungan badan dengan Ali.
Karenanya saat untuk kedua kalinya Ali mengajak bercinta lagi, Aisha jadi trauma. "Saat suami saya pulang, kami berhubungan seks. Namun, hal itu menjadi mimpi buruk bagi saya. Bukannya menikmati, saya malah tersiksa. Penisnya terlalu besar," ujar Aisha.
Tak tahan dengan kondisi tersebut, Aisha mendatangi pengadilan agama agar membatalkan pernikahannya. Di depan pengadilan, ibu rumah tangga itu menceritakan pernikahannya dengan Ali setelah kegagalannya pada pernikahan pertama.
Ali pun tak menyangkal tudingan Aisha. Di pengadilan, Ali mengakui bahwa dia memang memiliki penis berukuran super. Namun, Ali pasang syarat untuk meladeni gugatan cerai Aisha. Ali mengaku mau diceraikan asalkan mas kawinnya dikembalikan.* Uma – kisuta.com


