Bocah Luarbiasa yang Berjuluk "Google Berjalan" Itu
KISUTA.com - Daya ingat Kautilya Pandit, seorang bocah laki-laki dari India ini sangat luar biasa. Karena kemampuannya menyerap informasi dan memori fotografi yang luar biasa, ia dijuluki sebagai ensklopedia berjalan. Banyak yang menyebutnya sebagai Wikipedia bahkan Google berjalan.
Pandit yang baru berusia 7 tahun ini memang mempunyai daya ingat menakjubkan. Ia mampu menyerap semua informasi yang dibacanya, mulai dari geografi hingga biologi dan berita terkini. Dan yang mengagumkan, bocah yang tinggal di Desa Kohand, Haryana, India ini mampu menjelaskan secara statistik tentang ekonomi, politik, dan cukup banyak tema lain.
Daya ingat Pandit memang super, dalam waktu tiga bulan ia bisa menghafal informasi tentang 213 negara, populasi mereka, GDP, sumber pendapatan, mata uang, agama, budaya dan warisannya. Bagaimana? Mengagumkan bukan?
Takjub dengan kemampuan Pandit, banyak pihak mengundangnya untuk memperagakan kemampuannya itu. Akibatnya, Pandis harus melakukan serangkaian road show ke seluruh India. Ia menjawab pertanyaan-pertanyaan untuk menguji kemampuannya. Hebatnya, seluruh pertanyaan berhasil dijawabnya hingga membuat pengunjung geleng-geleng kepala.
Pandit sangat bersyukur mempunyai orangtua dan guru-guru yang mendukungnya dalam mengembangkan kemampuannya. "Aku sangat beruntung punya orangtua dan guru yang bisa melihat kemampuanku dan membantuku untuk mengembangkannya," katanya seperti diberitakan Odditycentral.com, Senin (16/3/2015).
Tapi tak selamanya kemampuannya menyenangkan, karena Pandit mengaku, ia tak punya teman di kelas. Teman-temannya enggan bermain karena Pandit dianggap mengetahui segala hal. Akhirnya Pandit hanya bermain dengan kakeknya.
“Teman terbaikku hanyalah kakek. Aku tidak tahu kenapa aku berbeda tapi aku tahu aku sangat ingin tahu tentang segalal hal dan terus bertanya," katanya.
Pandit menjadi kebanggan orangtua dan keluarga besarnya. “Pandit adalah karunia Tuhan yang terbaik bagi kami. Dia sangat penasaran dengan alam semesta dan diberkati dengan memori yang sangat kuat," kata ayahnya, Satish Sharma.
Menurut Sharma, kemampuan anaknya mulai terasa saat liburan musim panas. Ketika itu, Pandit banyak menghabiskan waktu dengan mempelajari peta dan buku-buku. Sejak itu dia selalu banyak bertanya dan mampu mengingat semua jawaban yang diberikan.
Meskipun mempunyai kemampuan luar biasa, ternyata Pandit masih bingung ingin menjadi apa ketika dewasa nanti. Ia belum mempunyai cita-cita untuk masa depannya.
"Aku ingin jadi pegawai di Departeman Pelayanan Administrasi India, oh bukan, aku ingin jadi ilmuwan. Seorang astronot," ujarnya sebelum akhirnya mengatakan bahwa ia akan belajar dulu sebelum menentukan akan menjadi apa ketika dewasa nanti.* Uma – kisuta.com


