Selasa, 2 Juni 2026
Unik Menarik
Idiiih...

Inilah Wanita yang Bersuami 10 Pria Itu

Senin, 13 April 2015

KISUTA.com - Liana Barrientos nekat memanipulasi statusnya demi bisa menikah. Bukan satu kali, namun wanita Amerika Serikat ini, sudah menikah sebanyak 10 kali. Sembilan dari pernikahannya terjadi di antara tahun 1999 dan 2002.

Pernikahan-pernikahan Liana terjadi di Westchester County, Long Island, dan New Jersey atau Bronx. Diduga motifnya menikahi banyak pria AS adalah semata-mata untuk uang.

Diberitakan CNN, kasus Liana saat ini ditangani oleh Kantor Kejaksaan Bronx bagian Imigrasi dan Bea Cukai serta Departemen Divisi Investigasi Keamanan Dalam Negeri. Jaksa mengatakan, Liana diyakini menikah dengan empat orang lainnya, dan pada satu waktu, dia menikah dengan delapan orang sekaligus.

Ia selalu menikahi pria yang berasal dari negara luar AS yang masuk ke dalam daftar merah, agar pria tersebut mendapatkan status penduduk tetap AS. Tujuh dari pria berasal dari apa yang disebut "berbendera merah" negara, termasuk Mesir, Turki, Georgia, Pakistan, dan Mali.

Petualangan Liana diawali ketika ia berusia 23 tahun, saat itu ia menikah dengan seorang pria di Westchester County, New York, Amerika Serikat (AS). Setahun kemudian, ia menikah lagi di Westchester County dengan orang yang berbeda, tanpa menceraikan suami pertamanya. Berselang 18 hari, ia kemudian menikah lagi dengan pria yang lain.

Liana kemudian menikah lima kali lagi, di mana ada yang berselang hanya dalam waktu dua minggu satu sama lain. Pada tahun 2010 Barrientos menikah kembali di Bronx. Dalam permohonan izin menikah, dia menyatakan bahwa itu adalah kali pertamanya ia menikah.

Barrientos, yang saat ini berusia 39 tahun, menghadapi dua tuduhan pidana yaitu mengajukan instrumen palsu untuk pengajuan di tingkat pertama, dimana mengacu pada pernyataan palsu yang dibuatnya ketika mengajukan permohonan pernikahan di tahun 2010.

Jaksa yang menangani perkaranya mengatakan perbuatannya termasuk ke dalam penipuan imigrasi. Pada persidangan di Mahkamah Agung Negara di Bronk, Jumat (10/4/2015), ia menyatakan tidak bersalah.

Tak lama setelah ke luar dari gedung pengadilan, ia kembali ditangkap dan didakwa dengan pencurian layanan dan pelanggaran masuk tanpa izin dimana ia diduga menyelinap ke dalam kereta bawah tanah New York melalui pintu darurat.* Uma – kisuta.com


BAGIKAN

BERI KOMENTAR
masjidraya