Percayalah, Donor Darah Membuat Tubuh Sehat dan Hati Bahagia
KISUTA.com - Berbagai alasan sering dilontarkan orang saat ditawarkan untuk menjadi pendonor darah. Takut jarum suntik, takut lemas, atau bermacam alasan lain. Apabila mereka mengetahui bahwa donor darah mempunyai banyak manfaat, tampaknya mereka tidak akan ragu untuk menjadi pendonor darah.
Tapi, apa memang benar donor darah mempunyai banyak manfaat? Memang benar, donor darah mempunyai banyak manfaat kesehatan bagi tubuh, diantaranya membuat tubuh menjadi lebih langsing dan bugar. Tidak percaya? Berikut penjelasan tentang manfaat donor darah bagi tubuh.
Menurunkan Berat Badan – Apabila Anda merupakan orang yang sudah lelah mencoba berbagai macam cara diet, cobalah cara donor darah. Selain alami, donor darah berdasar penelitian merupakan salah satu metode diet yang ampuh untuk membakar kalori. Setiap kita mendonorkan darah sebanyak 540 ml maka tubuh telah membakar 650 kalori. Ternyata, jumlah kalori tersebut cukup untuk membuat pinggang menjadi lebih ramping.
Mendongkrak Produksi Sel Darah Merah - Setiap kali kita mendonorkan darah, Anda jangan takut akan menjadi lemas dan sakit. Justru setiap kali mendonorkan darah, maka tubuh akan mendapat pasokan darah baru. Donor darah memang bermanfaat menstimulasi pembuatan darah baru dalam tubuh. Donor darah juga akan membantu tubuh mengurangi jumlah sel darah merah dalam tubuh karena tubuh tak membutuhkan sel darah merah berlebihan.
Tidak perlu panik, donor darah tidak akan membuat tubuh kita lemas dan mengurangi sel darah merah karena sumsum tulang belakang otomatis akan mengisi ulang sel darah merah yang hilang akibat donor darah.
Menjaga Kesehatan Jantung - Donor darah merupakan salah satu cara menjaga kesehatan jantung karena tingginya kadar zat besi dalam darah akan membuat kita lebih rentan terhadap penyakit jantung. Tidak hanya itu, zat besi yang berlebihan di dalam darah juga bisa menyebabkan oksidasi kolesterol. Produksi oksidasi tersebut akan menumpuk pada dinding arteri dan ini artinya kita memberikan peluang besar untuk terkena jantung dan stroke.
Dengan rutin mendonorkan darah, maka jumlah zat besi dalam darah akan lebih stabil. Ini artinya kita telah melakukan pencegahan terhadap penyakit jantung.
Mendeteksi Dini Penyakit - Manfaat lain yang bisa kita rasakan jika rajin mendonorkan darah adalah kita akan mendapatkan pemeriksaan penyakit yang serius, sepert penyakit HIV, hepatitis B, hepatitis C, sifilis dan malaria secara cuma-cuma. Pemeriksaan penyakit sangat perlu dilakukan untuk mengantisipasi penularan penyakit melalui tranfusi darah. Nah, pemeriksaan tersebut menjadi deteksi dini terhadap penyakit sehingga kita lebih menjaga kondisi kesehatan kita sendiri dengan lebih baik dan benar. Lebih baik mencegah daripada mengobati, bukan?
Memperpanjang Usia - Kegiatan donor darah akan memberikan dampak psikologis yang baik, yaitu perasaan bahagia dan senang karena kita sudah dapat membantu orang. Menurut penelitian, orang usia lanjut yang rutin menjadi pendonor darah akan tetap merasa bugar dan sehat. Jadi, mulailah untuk rajin mendonorkan darah untuk memperpanjang usia dengan tubuh yang sehat dan dapat memberikan kebahagiaan kepada orang lain. Setuju?
Bagaimana, masih beralasan jika diajak menjadi pendonor darah? Selain bisa membantu sesama, ternyata donor darah juga bisa membuat sehat dan bahagia pendonornya.* Uma – kisuta.com


